Sistem Opersi
Sandy Eko Putro
2007420034
SHELL
1. Pendahuluan
Apa itu shell ? shell adalah program (penterjemah perintah) yang menjembatani user dengan sistem operasi dalam hal ini kernel (inti sistem operasi), umumnya shell menyediakan prompt sebagai user interface, tempat dimana user mengetikkan perintah-perintah yang diinginkan baik berupa perintah internal shell (internal command), ataupun perintah eksekusi suatu file progam (eksternal command), selain itu shell memungkinkan user menyusun sekumpulan perintah pada sebuah atau beberapa file untuk dieksekusi sebagai program.
Macam - macam shell?
Tidak seperti sistem operasi lain yang hanya menyediakan satu atau 2 shell, sistem operasi dari keluarga unix misalnya linux sampai saat ini dilengkapi oleh banyak shell dengan kumpulan perintah yang sangat banyak, sehingga memungkinkan pemakai memilih shell mana yang paling baik untuk membantu menyelesaikan pekerjaannya, atau dapat pula berpindah-pindah dari shell yang satu ke shell yang lain dengan mudah, beberapa shell yang ada di linux antara lain:
Bourne shell(sh),
C shell(csh),
Korn shell(ksh),
Bourne again shell(bash),
dsb.
Masing - masing shell mempunyai kelebihan dan kekurangan yang mungkin lebih didasarkan pada kebutuhan pemakai yang makin hari makin meningkat, untuk dokumentasi ini shell yang digunakan adalah bash shell dari GNU, yang merupakan pengembangan dari Bourne shell dan mengambil beberapa feature (keistimewaan) dari C shell serta Korn shell, Bash shell merupakan shell yang cukup banyak digunakan pemakai linux karena kemudahan serta banyaknya fasilitas perintah yang disediakan.versi bash shell yang saya gunakan adalah 2.04
[fajar@linux$]echo $BASH_VERSION
bash 2.04.12(1)-release
Mungkin saat anda membaca dokumentasi ini versi terbaru dari bash sudah dirilis dengan penambahan feature yang lain.
RUN LEVEL
RunLevel pada UNIX/Linux
Run level dapat di anggap status jalannya (larinya) daripada sebuah mesin.
Pada unix di definisikan 6 run level yang terbagi atas:
* runlevel 0: halt
* runlevel 1: single user mode
* runlevel 2-5: normal, bisa dikustomise sesuai kebutuhan. di debian yg dipakai (default) 2
* runlevel 6: reboot
Maka daripada itu bila mesin berada pada runlevel 0 berarti mesinnya sedang mati alias turned off, sedangkan kalau berada pada runlevel 6 berarti mesin sedang reboot, runlevel 1 single user mode, 2-5 normal.
OO, silakan dicoba dengan account root (tentu saja di mesin sendiri :):
# init 0, bisa digunakan untuk shutdown,
# init 6, maka mesin akan di reboot.
init x, masuk ke run level x
Tiap runlevel mempunyai direktori sendiri-sendiri tempat menyimpan script apa yg mesti dijalankan. Direktori tersebut biasanya di /etc/ (kalau redhat mungkin di /etc/rc.d/). Umpamanya untuk runlevel 0 ada di /etc/rc0.d/, 1 di /etc/rc1.d/ dan seterusnya.
Pada direktori tersebut nama arsip biasanya berbentuk seperti ini:
SXXnamascript atau KXXnamascript
yang merupakan symlink ke /etc/init.d/namascript.
S di situ artinya start, yg berarti init akan menjalankan /etc/init.d/namascript dengan argumen start
K artinya kill, yang berarti init akan menjalankan /etc/init.d/namascript dengan argumen stop
Umpamanya kalau ada arsip bernama S90apache berarti init akan menjalan /etc/init.d/apache start
Saat masuk suatu run level init akan menjalankan terlebih dahulu arsip-arsip yang namanya diawali huruf K kemudian baru yang diawali huruf S. Tapi kan yang namanya diawali K atau S banyak oom? Nah XX itu menyatakan urutan jalannya juga, lebih kecil lebih dulu. Jadi bila ada file S20ssh dan S90apache, maka ssh akan jalan terlebih dahulu.
Trus gimana kalau mau bikin startup script untuk program yang aku buat sendiri? Bikin suatu shell script yg menerima argumen start dan stop. kalau start jalankan programnya, kalau stop shutdown programnya. setelah itu simpan di /etc/init.d. (Di debian terdapat arsip /etc/init.d/skeleton yang bisa dijadikan starting poin). Setelah itu buat symlink2 berikut (misalnya nama scriptnya programku):
* ln -s /etc/init.d/programku /etc/rc2.d/S90programku
* ln -s /etc/init.d/programku /etc/rc0.d/K10programku
* ln -s /etc/init.d/programku /etc/rc1.d/K10programku
* ln -s /etc/init.d/programku /etc/rc6.d/K10programku
ganti rc2.d dengan runlevel yg sesuai (biasanya defaultnya mesin: grep initdefault /etc/inittab Kenapa S-nya 90 K-nya 10? nggak papa sebenarnya, tapi kalau menurut hemat aku sih, kalau jalan-nya belakangan, ya mati-nya mesti dulu (LIFO). Lalu di rc0-6 dibuat K karena kita ingin bila mesin di shutdown/restart/masuk single user mode, maka program distop dulu.
LILO/GRUB
Apa Itu LILO?
Untuk memuat kernel diperlukan sebuah program loader khusus. RedHat telah menyediakan sebuah program yang dinamakan LILO atau Linux Loader (Werner Almesberger). LILO digunakan untuk mesin Intel-compatible, sedangkan mesin lain seperti Digital Equipment Corp. menggunakan MILO. Alpha PC, SPARCH-compatible dapat menggunakan SILO.
Saya menggunakan LILO karena mesin saya adalah Intel-compatible.
Pada saat instalasi RedHat Linux ada pilihan untuk menginstalasi LILO Bila saat instalasi pilihan ini dilewati atau Skip, LILO bisa di instalasi sekarang dengan perintah /sbin/lilo.
Disamping dengan LILO, kernel juga dapat dimuat dari DOS dengan menggunakan program LOADLIN.EXE. Cara yang mudah adalah mencopy kernel dan LOADLIN. EXE ke partisi DOS, lalu untuk memboot komputer cukup dengan mengetikkan perintah ini dari prompt DOS:
c:loadlin c:vmlinuz root=/dev/hda3 ro
/dev/hda3 bisa diganti sesuai dengan partisi root Linux.
Instalasi
LILO dapat diistalasi dan ditempatkan pada salah satu partisi sbb:
Master Boot Record (MBR) dari hard disk.
Root Partisi Linux.
Floppy disk.
Untuk menginstalasinya sangat mudah yaitu dengan perintah lilo (terdapat di direktori /sbin). Dokumentasinya dapat dibaca di /usr/doc. Ada shell script, QuickInst yang digunakan untuk mengganti LILO yang telah di instalasi.
Edit dan konfigurasi sesuai kebutuhan file /etc/lilo.conf
Jalankan /sbin/lilo untuk mengaktifkannya
Beberapa file akan berubah selama instalasi LILO, berikut ini file-file yang dibuat atau berubah selama instalasi LILO:
/sbin/lilo -- map installer; keterangan lihat man lilo
/boot/boot.b -- boot loader
/boot/map -- boot map, berisi lokasi kernel
/etc/lilo.conf -- file konfigurasi LILO
Untuk mencegah kerusakan sistem atau sistem tidak bisa di boot maka sebaiknya buat dulu emergency boot disk
Konfigurasi
Sebelum mengkonfigurasi LILO, sebaiknya mengetahui sistem operasi yang ada di setiap partisi hard disk serta menentukan partisi untuk meletakkan LILO. Pada umumnya LILO diletakkan pada MBR. Bila ada sistem lain seperti OS/2, sebaiknya LILO diletakkan pada superblock partisi root karena MBR akan ditempati boot loader OS/2.
Bila Linux satu-satunya sistem operasi yang ada di hard disk atau memiliki sistem operasi Windows 95/NT, LILO bisa diletakkan di MBR. Perhatikan partisi masing-masing dengan cermat, misal Windows di /dev/hda1 dan Linux di /dev/hda2.
Umumnya LILO di instalasi setelah partisi hard disk dibuat dan setelah sistem operasi Linux atau yang lain sudah di instalasi.
Mengedit lilo.conf
Login sebagai root sebelum mengedit file ini. Buka dengan sembarang editor teks ASCII, misal vi.
Contoh file lilo.conf:
# Start LILO global section
Boot = /dev/hda
Prompt
Vga = normal
Ramdisk = 0
# End LILO global section
image = /vmlinuz
root = /dev/hda3
label = linux
other = /dev/hda1
label = dos
tabel = /dev/hda
Parameter selengkapnya:
boot=
memberitahu device yang memiliki boot sector. Boot sector dibaca dari device ini dan di mount sebagai root.
linear
Mengenerate linear sector addrress. Lihat dokumentasi LILO.
install=
Menginstal file yang telah ditentukan sebagi boot sector yang baru. Jika install tidak dipakai, /etc/lilo/boot.b dipakai sebagi default.
message=
Untuk menampilkan file teks, besarnya maksimum 65,535 byte.
verbose=
Menampilkan progress reporting. Option lain seperti -v dan -q. Lihat dokumentasi LILO.
backup=
Menyalin boot sector asli ke file .
force-backup
Sama dengan backup. Option ini menimpa salinan backup yang telah dibuat dan akan mengabaikan option backup bila keduanya dipakai.
prompt
Meminta masukan saat boot.
timeout=
Mengeset waktu tunggu keyboard sebelum menjalankan option berikutnya. Defaultnya 5 detik. Masukkan value 0 jika ingin LILO menunggu sampai ada masukkan dari keyboard.
serial=
Mengijinkan masukan dari serial line dan keyboard ke LILO.
ignore-table
Mengabaikan tabel partisi yang corrupt.
password=
Memasang password untuk melindungi boot images.
Uninstall LILO
Menghapus atau menguninstalasi LILO dari sistem sangat mudah, dengan perintah:
lilo -u
atau dari partisi aktif Linux yang lain atau partisi DOS dengan menggunakan fdisk.
Bila LILO di instalasi sebagai MBR, maka MBR asli sebelum ditempati LILO dapat di restore dengan cara mem-boot sistem dengan DOS, kemudian jalankan.
VARIAN REDHAT
· Centos
· Fedora Core 1
· Fedora Core 2
· Fedora Core 3
· Fedora Core 4
· Enter Prise Linux AS 3
· Enter Prise Linux AS 4
· Enter Prise Linux ES 3
· Enter Prise Linux ES 4
· Enter Prise Linux WS 3
· Enter Prise Linux WS 4
· Desk't 3,0
· Desktop 4,0
Selasa, 13 Mei 2008
Rabu, 07 Mei 2008
SO
System Operasi
Nama : Sandy Eko Putro
Nim : 2007420034
Tgs 2
BEBERAPA PERINTAH DASAR LINUX
- ls (list) adalah perintah untuk melihat file ataupun direktory, ada beberpa option didalamnya dan bisa dilihat pake
perintah man
contoh :
[andi@localhost andi] $ ls -la
ini adalah melihat seluruh isi file yang ada dalam direktory andi
ingin mengetahui bentuk lebih lanjut coba jalankan perintah manual untuk ls dengan cara :
[andi@localhost andi] $ man ls
- cp (copy) adalah perintah untuk mencopy/menggandakan file ada beberpa option didalamnya dan bisa dilihat pake
perintah man
contoh :
[andi@localhost andi] $ cp namafile namafilebaru
ini adalah melihat mencopy file namafile dan dijadikan namafilebaru yang ada dalam direktory andi
ingin mengetahui bentuk lebih lanjut coba jalankan perintah manual untuk cp dengan cara :
[andi@localhost andi] $ man cp
- rm (remove) adalah perintah untuk menghapus file , ada beberpa option didalamnya dan bisa dilihat pake perintah
man
contoh :
[andi@localhost andi] $ rm namafile
ini adalah melihat menghapus sebuah file yang ada dalam direktory andi, dan bernama namafile
ingin mengetahui bentuk lebih lanjut coba jalankan perintah manual untuk rm dengan cara :
[andi@localhost andi] $ man rm
- mv (move) adalah perintah untuk memindahkan file dari tempat lama ke tempat yang baru ,ada beberpa option
didalamnya bisa dilihat pake perintah man
contoh :
[andi@localhost andi] $ mv /home/andi/direktory001/namafile /home/andi/direktor002/namafile
ini adalah memindahakan namafile di direktory /home/andi/direktory001/ ke directory
/home/andi/direktor002/
ingin mengetahui bentuk lebih lanjut coba jalankan perintah manual untuk mv dengan cara :
[andi@localhost andi] $ man mv
- pwd (parrent working directory) adalah perintah untuk menghapus melihat directory dimana kita berada saat ini
ada beberpa option didalamnya dan bisa dilihat pake perintah man
contoh :
[andi@localhost andi] $ rm namafile
ini adalah melihat menghapus sebuah file yang ada dalam direktory andi, dan bernama namafile
ingin mengetahui bentuk lebih lanjut coba jalankan perintah manual untuk pwd dengan cara :
[andi@localhost andi] $ man pwd
- cd (change directory) adalah perintah untuk berpindah directory dimana kita berada saat ini ke tempat
atau directory baru, ada beberapa option didalamnya dan bisa dilihat pake perintah man
contoh :
[andi@localhost andi] $ cd /mnt atau cd /usr/doc
ini adalah berpindah ke dalam direktory /mnt dan berpindah ke dalam direktory /usr/doc
ingin mengetahui bentuk lebih lanjut coba jalankan perintah manual untuk cd dengan cara :
[andi@localhost andi] $ man cd
- mkdir (make directory) adalah perintah untuk membuat directory
ada beberapa option didalamnya dan bisa dilihat pake perintah man
contoh :
[andi@localhost andi] $ mkdir /home/andi/belajar
ini adalah membuat direktory baru yang diletakkan di direktory /home/andi/ dan dengan nama belajar
ingin mengetahui bentuk lebih lanjut coba jalankan perintah manual untuk mkdir dengan cara :
[andi@localhost andi] $ man mkdir
- rmdir (remove directory) adalah perintah untuk menghapus directory
ada beberapa option didalamnya dan bisa dilihat pake perintah man
contoh :
[andi@localhost andi] $ rmdir /home/andi/belajar
ini adalah menghapus direktory yang berada di direktory /home/andi/ dengan nama belajar
ingin mengetahui bentuk lebih lanjut coba jalankan perintah manual untuk rmdir dengan cara :
[andi@localhost andi] $ man rmdir
- cat adalah perintah untuk melihat lebih lanjut isi dari sesuatu file (seperty perintah type dalam DOS)
ada beberapa option didalamnya dan bisa dilihat pake perintah man
contoh :
[andi@localhost andi] $ cat namafile
ingin mengetahui bentuk lebih lanjut coba jalankan perintah manual untuk mkdir dengan cara :
[andi@localhost andi] $ man cat
- man (manual) adalah perintah untuk melihat manual dari suatu command (seperty perintah help/? dalam DOS)
contoh :
[andi@localhost andi] $ man mkdir
- top adalah untuk melihat proses yang sedang terjadi dalam komputer dan akan menampilkan nomor PID dari
masing masing proses yang sedang berjalan
PID = Process ID
- kill membunuh/mematikan proses yang sedang berlangsung dalam sistem
contoh :
[andi@localhost andi] $ kill 1332 (dimana nomor 1332 adalah nomor PID dari sebuah proses)
dapat dilihat nomor PID lewat perintah top
ingin mengetahui bentuk lebih lanjut coba jalankan perintah manual untuk kill dengan cara :
[andi@localhost andi] $ man kill
- killall membunuh/mematikan semua proses yang sedang berlangsung dalam sistem
contoh :
[andi@localhost andi] $ killall
PERINTAH DASAR LINUX
Perintah untuk berbagai operasi dasar di sistem operasi linux, beserta penjelasannya, dapat saudara lihat pada tabel yang telah penulis susun sebagai berikut:
Perintah Keterangan
any_command --help Menampilkan keterangan bantu tentang pemakaian perintah. "--help" sama dengan perintah pada DOS "/h".
ls Melihat isi file dari direktori aktif. Pada linux perintah dir hanya berupa alias dari perintah ls. Untuk perintah ls sendiri sering dibuatkan alias ls --color, agar pada waktu di ls ditampilkan warna-warna sesuai dengan file-filenya, biasanya hijau untuk execute, dsb.
ls -al Melihat seluruh isi file pada direktori aktif beserta file hidden, lalu ditampilkan layar per layar.
cd directory Change directory. Menggunakan cd tanpa nama direktori akan menghantarkan anda ke home direktori. Dan cd - akan menghantarkan anda ke direktori sebelumnya.
cp source destination Mengopi suatu file
mcopy source destination Mengcopy suatu file dari/ke dos filesystem. Contoh mcopy a:autoexec.bat ~/junk . Gunakan man mtools untuk command yang sejenis : mdir, mcd, mren, mmove, mdel, mmd, mrd, mformat....
mv source destination Memindahkan atau mengganti nama file
ln -s source destination Membuat Simbolic Links, contoh ln -sf /usr/X11R6/bin/XF86_SVGA /etc/X11/X, membuat Simbolic link dari file XF86_SVGA ke X
rm files Menghapus file
mkdir directory Membuat direktori baru
rmdir directory Menghapus direktori yang telah kosong
rm -r files (recursive remove) Menghapus file, direktori dan subdirektorinya. Hati-hati menggunakan perintah ini apabila anda login sebagai root, karena root dengan mudah dapat menghapus seluruh file pada sistem dengan perintah di atas, tidak ada perintah untuk undelete di Linux
more Untuk melihat isi suatu file, dengan tambahan perintah more, maka isi file tersebut ditampilkan layar per layar.
less filename Melihat suatu file layar per layar, dan tekan tombol "q" apabila ingin keluar,
pico filename Edit suatu text file.
pico -w filename Edit suatu text file, dengan menonaktifkan fungsi word wrap, sangat berguna untuk mengedit file seperti /etc/fstab.
lynx file.html Melihat file html atau browse ke net dengan text mode, dimana gambar/image tidak dapat ditampilkan, tapi lynx adalah suatu browser yang sangat cepat, sangat berguna bila anda hanya menginginkan suatu artikel tanpa image.
tar -zxvf filename.tar.gz Meng-untar sebuah file tar sekaligus meng-uncompress file tersebut (*.tar.gz atau *.tgz), untuk meletakkannya direktori yg diinginkan tambahkan option -C direktori, contoh tar -zxvf filename.tar.gz -C /opt (meletakkan file tersebut di direktori /opt
tar -xvf filename.tar Meng-untar sebuah file tar yang tidak terkompress (*.tar).
gunzip filename.gz Meng-uncompress sebuah file zip (*.gz" or *.z). dengan menggunakan gzip (juga zip atau compress) jika anda menginginkan mengompress file.
bunzip2 filename.bz2 Meng-uncompress file dengan format (*.bz2) dengan utiliti "bzip2", digunakan pada file yang besar.
unzip filename.zip Meng-uncompress file dengan format (*.zip) dengan utiliti "unzip" yang kompatibel dengan pkzip for DOS.
find / -name "filename" Mencari "namafile" pada komputer anda dimulai dengan direktori /. Namafile tersebut mungkin saja berisi wildcard (*,?).
locate filename Mencari file dengan string "filename". Sangat mudah dan cepat dari perintah di atas.
pine Email reader yang sangat mudah digunakan, dan menjadi favorit banyak pemakai mesin Unix. Atau anda bisa pakai email yang sangat customize, yaitu mutt ,
talk username1 Berbicara dengan keyboard dengan user lain yg sedang login pada mesin kita (atau gunakan talk username1@machinename untuk berbicara dengan komputer lain). Untuk menerima undangan percakapan, ketikkan talk username2. Jika seseorang mencoba untuk berbicara dengan anda dan itu dirasakan mengganggu, anda bisa menggunakan perintah mesg n untuk menolak pesan tersebut. Dan gunakan perintah who atau rwho untuk melihat siapa user yang mengganggu tersebut.
mc Menjalankan "Morton Commander" ... eh... salah maksudnya "Midnight Commander" sebagai file manager, cepat dan bagus.
telnet server Untuk menghubungkan komputer kita ke komputer lain dengan menggunakan protokol TELNET. Gunakan nama mesin atau Nomor IP mesin, dan anda akan mendapatkan prompt login name dari mesin tersebut, masukkan passwordnya, oh ya .. anda juga harus punya account di mesin remote tersebut. Telnet akan menghubungkan anda dengan komputer lain dan membiarkan anda untuk mengoperasikan mesin tersebut. Telnet sangat tidak aman, setiap yang anda ketik menjadi "open text", juga dengan password anda! Gunakan ssh alih-alih telnet untuk mengakses mesin secara remote.
rlogin server (remote login) Menghubungkan anda kekomputer lain. Loginname dan password, tetapi apabila account anda tersebut telah dipakai, maka anda akan mendapatkan pesan kesalahan pada password anda. Sangat tidak aman juga, gunakan ssh sebagai gantinya.
rsh server (remote shell) Jalan lain untuk menghubungkan anda ke remote machine. Apabila login name/password anda sedang dipakai di remote mesin tsb, maka password anda tidak akan berlaku. Idem dengan rlogin, gantikan dengan ssh.
ftp server Ftp ke mesin lain, ini sangat berguna untuk mengopy file ke/dari remote mesin. Juga tidak aman, gunakan scp dari keluarga ssh sebagai gantinya.
minicom Program Minicom (dapat dikatakan seperti "Procomm/Hyperterminal for Linux").
./program_name Menjalankan program pada direktori aktif, yang mana tidak terdapat pada PATH anda
xinit Menjalankan X-window server (tanpa windows manager).
startx Menjalankan X-window server dan meload default windows manager. Sama seperti perintah "win" under DOS dengan Win3.1
startx -- :1 Menjalankan sesi X-windows berikutnya pada display 1 (default menggunakan display 0). Anda dapat menjalankan banyak GUI terminal secara bersamaan, untuk pindah antar GUI gunakan, , etc, tapi ini akan lebih banyak memakan memori.
xterm (pada X terminal) ,menjalankan X-windows terminal. Untuk keluar ketikkan exit
xboing (pada X terminal). Sangat lucu deh ...., seperti games-games lama .....
gimp (pada X terminal) Program image editor yang sangat bagus, bisa disamakan dengan Adobe Photoshop, yang membedakan adalah program ini gratis.
netscape (pada X terminal) menjalankan netscape, versi pada waktu tulisan ini dibuat telah mencapai versi 4.7
netscape -display host:0.0 (pada X terminal) menjalankan netscape pada mesin yang aktif dan menampilkan outputnya pada mesin yang bernama host display 0 screen 0. Anda harus memberikan akses untuk mesin aktif untuk menampilkannya pada mesin host dengan perintah xhost
shutdown -h now (sebagai root) Shut down sistem. Umumnya digunakan untuk remote shutdown. Gunakan untuk shutdown pada konsol (dapat dijalankan oleh user).
halt reboot (sebagai root) Halt atau reboot mesin. Lebih simple dari perintah di atas.
man topic Menampilkan daftar dari sistem manual pages (help) sesuai dengan topic. Coba man man. lalu tekan q untuk keluar dari viewer. Perintah info topic Manual pages dapat dibaca dilhat dengan cara any_command --help.
apropos topic Menampilkan bantuan manual berdasarkan topik..
pwd Melihat direktori kerja saat ini
hostname Menampilkan nama local host (mesin dimana anda sedang bekerja). Gunakan perintah netconf (sebagai root) untuk merubah nama host dari mesin tersebut, atau edit file /etc/hosts
whoami Mencetak login name anda
id username Mencetak user id (uid) atau group id (gid)
date Mencetak atau merubah tanggal dan waktu pada komputer, contoh merubah tanggal dan waktu ke 2000-12-31 23:57 dengan perintah; date 123123572000
time Melihat jumlah waktu yg ditangani untuk penyelesaian suatu proses + info lainnya. Jangan dibingungkan dengan perintah date
who Melihat user yang login pada komputer kita.
rwho -a Melihat semua user yg login pada network anda. Layanan perintah rwho ini harus diaktifkan, jalankan setup sebagai root untuk mengaktifkannya.
finger username Melihat informasi user, coba jalankan; finger root
last Melihat user sebelumnya yang telah login di komputer.
uptime Melihat jumlah waktu pemakaian komputer oleh seseorang, terhitung proses reboot terakhir.
ps (=print status) Melihat proses-proses yang dijalankan oleh user
ps axu Melihat seluruh proses yang dijalankan, walaupun tanpa terminal control, juga ditampilkan nama dari user untuk setiap proses.
top Melihat proses yang berjalan, dengan urutan penggunaan cpu.
uname -a Informasi system kernel anda
free Informasi memory (dalam kilobytes).
df -h (=disk free) Melihat informasi pemakaian disk pada seluruh system (in human-readable form)
du / -bh (=disk usage) Melihat secara detil pemakaian disk untuk setiap direktori, dimulai dari root (in human legible form).
cat /proc/cpuinfo Cpu info. Melihat file pada /proc directori yang bukan merupakan file nyata (not real files).
cat /proc/interrupts Melihat alamat interrupt yang dipakai.
cat /proc/version Versi dari Linux dan informasi lainnya.
cat /proc/filesystems Melihat filesystem yang digunakan.
cat /etc/printcap Melihat printer yang telah disetup
lsmod (as root) Melihat module-module kernel yang telah di load.
set Melihat environment dari user yang aktif
echo $PATH Melihat isi dari variabel PATH. Perintah ini dapat digunakan untuk menampilkan variabel environmen lain dengan baik. Gunakan set untuk melihat environmen secara penuh.
dmesg Mencetak pesan-pesan pada waktu proses boot. (menampilkan file: /var/log/dmesg).
clear Membersihkan layar.
adduser Menambah pengguna.
PERINTAH DASAR LINUX
berikut ini akan jeleskan beberapa perintah/comment dasar di Linux beserta kegunaan dari comment linux tersebut
startx Fungsinya untuk menjalankan X-Windows
halt Fungsinya untuk untuk mematikan sistem atau di windows biasa disebut shutdown
cd x atau cd /x Fungsinya untuk masuk ke direktori x
cd .. atau cd ../ atau cd/.. Fungsinya untuk pindah ke direktori satu level di bawah
x lalu [tab] [tab] Fungsinya untuk mengetahui perintah apa saja yang tersedia yang berawalan huruf x
adduser Fungsinya untuk untuk menambahkan user baru
ls atau dir Fungsinya untuk untuk melihat isi suatu direktori
cat Fungsinya untuk melihat isi dari suatu file text
mv x y Fungsinya untuk memindahkan atau merename file x ke file y
cp x y Fungsinya untuk mengkopi file x ke file y
rm x Fungsinya untuk menghapus file x
mkdir x Fungsinya untuk membuat direktori x
rmdir x Fungsinya untuk menghapus direktori x
rm -r x Fungsinya untuk menghapus direktori x beserta seluruh isinya
rm p Fungsinya untuk menghapus paket tertentu
df atau df x Fungsinya untuk mengetahui space kosong dalam device x
top Fungsinya untuk mengetahui status memori (tekan q untuk quit)
man x Fungsinya untuk mengetahui keterangan manual dari suatu perintah
less x Fungsinya untuk melihat isi dari suatu file text
echo x Fungsinya untuk mencetak isi dari suatu file x ke screen
mc Fungsinya untuk menghidupkan Norton Commander dalam Linux (sangat berguna dan memudahkan bagi newbie)
mount Fungsinya untuk menghidupkan/mengikat suatu device seperti cdrom, Flash disk dan lain2
reboot atau [ctl + alt + del] Fungsinya untuk reboot(restart)
chmod Fungsinya untuk mengubah permission suatu file
ls -l x Fungsinya untuk melihat isi suatu direktori secara rinci
ln -s x y Fungsinya untuk membuat link dari suatu file x ke file y
find x -name y -print Fungsinya untuk menemukan file y, dengan mencari mulai dari direktori x dan tampilkan hasilnya pada layar
ps Fungsinya untuk melihat seluruh proses yang sedang berjalan
kill x Fungsinya untuk mematikan proses x (x adalah PID di dalam ps)
[alt] + F1 - F7 Fungsinya untuk berpindah dari terminal 1 - 7 (ciri khas Linux)
lilo Fungsinya untuk membuat boot disk
[ctl] + [alt] + [backspace] Fungsinya untuk keluar dari X-Windows jika terjadi trouble
[ctl] + [alt] + F1 - F6 Fungsinya untuk pindah dari satu terminal ke terminal lain dalam X-Windows
PERINTAH-PERINTAH DASAR LINUX
Pada saat pertama kali menggunakan UNIX / Linux, setiap user harus memasukan
login dan password. Pada sistem operasi DOS, setiap user yang memakai komputer tidak
pernah ditanya login dan password, karena DOS memang dirancang tidak untuk sistem
multi- user. Sedangkan UNIX / Linux, sejak awal pengembangannya memang ditujukan
untuk sistem multi- user sehingga dilengkapi dengan sistem keamanan yang handal.
1. login
fungsi : untuk masuk ke dalam jaringan
keterangan : Setiap pemakai sah dari sistem UNIX mempunyai identifikasi pemakai
sendiri (ID).
2. password
Fungsi : Memasukkan kata sandi setelah login.
Keterangan : Untuk pemakai yang baru didaftar oleh SUPER USER maka user tidak
perlu memasukkan kata sandi.
Untuk menjaga kerahasiaan, pengetikan tombol password tidak ditampilkan di layar.
Linux 2.0.0 (higo.eepis-its.ac-id.net) (ttyp2)
higo login: syarif
Password:
Last login: Mon Nov 23 15:10:29 from 10.252.1.2
Linux 2.0.0.
You have mail.
higo:~$
Jika seorang user tidak mempunyai hak atau memasukkan password yang keliru maka
akan tampil pesan :
login: aku
Password:
Login incorrect
3. passwd
Fungsi : Untuk membuat atau mengubah kata sandi
$ passwd
Changing password for syarif
Enter old password:
Enter new password:
The password must have at least 6 characters, try again.
Enter new password:
Keterangan :
Seperti uraian keterangan di password, bila pertama kali log in ke sistem UNIX, harus
dibuat kata sandi untuk diri sendiri. Harus dipikirkan suatu urutan huruf dan angka
yang lebih panjang dari 6 karakter untuk kata sandi tersebut. Program password
meminta pengetikan kata sandi sebanyak 2 kali. Bila ternyata kedua ketikan bukan
Perintah Dasar Linux 11
Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS
Iwan Syarif & Ferry AS
kata yang sama, akan diberikan kesempatan sekali lagi. Sekali diterapkan sebuah
sandi, maka tidak dapat log in tanpa memberitahukannya pada UNIX, oleh karena itu
password jangan sampai terlupa.
4. who
Fungsi : untuk mengetahui daftar pemakai yang sedang aktif (login)
$ who
root tty1 Nov 19 15:34
sulis ttyp1 Nov 23 14:34 (:0.0)
syarif ttyp2 Nov 23 15:44 (10.252.1.201)
Keterangan : perintah who akan memberikan daftar pemakai yang baru saja log in
dengan menunjukkan nama pemakai, terminal ID, dan waktu masing-masing log in.
5. finger
Fungsi : finger mempunyai kegunaan hampir sama dengan who, h anya saja finger
menyediakan informasi identitas user yang lebih lengkap dari ada who.
Contoh perbedaan pemakaian who dan finger
$ who
nanang ttyp1 Nov 26 14:59 (:0.0)
nanang ttyp2 Nov 26 16:18 (:0.0)
sulis ttyp3 Nov 26 17:03 (surat.eepis-its.)
syarif ttyp4 Nov 26 18:01 (10.252.1.201)
$ finger
Login Name Tty Idle Login Time
nanang Nanang Syahroni p1 2:17 Nov 26 14:59 (:0.0)
nanang Nanang Syahroni p2 2:11 Nov 26 16:18 (:0.0)
sulis Sulistyo Mahargyo.B p3 1 Nov 26 17:03 (surat.eepis-its.)
syarif Iwan Syarif p4 Nov 26 18:01 (10.252.1.201)
6. logout
Fungsi : Untuk keluar dari sistem
Keterangan : bila pemakai akan mengakhiri penggunaan terminal sebaiknya
menjalankan perintah ini, agar hak akses pada log in-nya tidak disalahgunakan oleh
orang lain yang tidak berhak.
7. exit
Fungsi : Untuk keluar dari sistem
Keterangan : sama dengan perintah log out.
8. whoami
Fungsi : untuk mengetahui siapa user yang sedang login di suatu komputer / terminal
Keterangan : digunakan bila anda menemukan terminal yang belum logout atau exit
dan ingin mengetahui milik siapa terminal tersebut diaktifkan.
9. date
Fungsi : Menunjukkan atau mengatur tanggal
PERINTAH-PERINTAH DASAR LINUX
Pada saat pertama kali menggunakan UNIX / Linux, setiap user harus memasukan
login dan password. Pada sistem operasi DOS, setiap user yang memakai komputer tidak
pernah ditanya login dan password, karena DOS memang dirancang tidak untuk sistem
multi- user. Sedangkan UNIX / Linux, sejak awal pengembangannya memang ditujukan
untuk sistem multi- user sehingga dilengkapi dengan sistem keamanan yang handal.
1. login
fungsi : untuk masuk ke dalam jaringan
keterangan : Setiap pemakai sah dari sistem UNIX mempunyai identifikasi pemakai
sendiri (ID).
2. password
Fungsi : Memasukkan kata sandi setelah login.
Keterangan : Untuk pemakai yang baru didaftar oleh SUPER USER maka user tidak
perlu memasukkan kata sandi.
Untuk menjaga kerahasiaan, pengetikan tombol password tidak ditampilkan di layar.
Linux 2.0.0 (higo.eepis-its.ac-id.net) (ttyp2)
higo login: syarif
Password:
Last login: Mon Nov 23 15:10:29 from 10.252.1.2
Linux 2.0.0.
You have mail.
higo:~$
Jika seorang user tidak mempunyai hak atau memasukkan password yang keliru maka
akan tampil pesan :
login: aku
Password:
Login incorrect
3. passwd
Fungsi : Untuk membuat atau mengubah kata sandi
$ passwd
Changing password for syarif
Enter old password:
Enter new password:
The password must have at least 6 characters, try again.
Enter new password:
Keterangan :
Seperti uraian keterangan di password, bila pertama kali log in ke sistem UNIX, harus
dibuat kata sandi untuk diri sendiri. Harus dipikirkan suatu urutan huruf dan angka
yang lebih panjang dari 6 karakter untuk kata sandi tersebut. Program password
meminta pengetikan kata sandi sebanyak 2 kali. Bila ternyata kedua ketikan bukan
Perintah Dasar Linux 11
Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS
Iwan Syarif & Ferry AS
kata yang sama, akan diberikan kesempatan sekali lagi. Sekali diterapkan sebuah
sandi, maka tidak dapat log in tanpa memberitahukannya pada UNIX, oleh karena itu
password jangan sampai terlupa.
4. who
Fungsi : untuk mengetahui daftar pemakai yang sedang aktif (login)
$ who
root tty1 Nov 19 15:34
sulis ttyp1 Nov 23 14:34 (:0.0)
syarif ttyp2 Nov 23 15:44 (10.252.1.201)
Keterangan : perintah who akan memberikan daftar pemakai yang baru saja log in
dengan menunjukkan nama pemakai, terminal ID, dan waktu masing-masing log in.
5. finger
Fungsi : finger mempunyai kegunaan hampir sama dengan who, h anya saja finger
menyediakan informasi identitas user yang lebih lengkap dari ada who.
Contoh perbedaan pemakaian who dan finger
$ who
nanang ttyp1 Nov 26 14:59 (:0.0)
nanang ttyp2 Nov 26 16:18 (:0.0)
sulis ttyp3 Nov 26 17:03 (surat.eepis-its.)
syarif ttyp4 Nov 26 18:01 (10.252.1.201)
$ finger
Login Name Tty Idle Login Time
nanang Nanang Syahroni p1 2:17 Nov 26 14:59 (:0.0)
nanang Nanang Syahroni p2 2:11 Nov 26 16:18 (:0.0)
sulis Sulistyo Mahargyo.B p3 1 Nov 26 17:03 (surat.eepis-its.)
syarif Iwan Syarif p4 Nov 26 18:01 (10.252.1.201)
6. logout
Fungsi : Untuk keluar dari sistem
Keterangan : bila pemakai akan mengakhiri penggunaan terminal sebaiknya
menjalankan perintah ini, agar hak akses pada log in-nya tidak disalahgunakan oleh
orang lain yang tidak berhak.
7. exit
Fungsi : Untuk keluar dari sistem
Keterangan : sama dengan perintah log out.
8. whoami
Fungsi : untuk mengetahui siapa user yang sedang login di suatu komputer / terminal
Keterangan : digunakan bila anda menemukan terminal yang belum logout atau exit
dan ingin mengetahui milik siapa terminal tersebut diaktifkan.
9. date
Fungsi : Menunjukkan atau mengatur tanggal
PERINTAH-PERINTAH DASAR LINUX
Pada saat pertama kali menggunakan UNIX / Linux, setiap user harus memasukan
login dan password. Pada sistem operasi DOS, setiap user yang memakai komputer tidak
pernah ditanya login dan password, karena DOS memang dirancang tidak untuk sistem
multi- user. Sedangkan UNIX / Linux, sejak awal pengembangannya memang ditujukan
untuk sistem multi- user sehingga dilengkapi dengan sistem keamanan yang handal.
1. login
fungsi : untuk masuk ke dalam jaringan
keterangan : Setiap pemakai sah dari sistem UNIX mempunyai identifikasi pemakai
sendiri (ID).
2. password
Fungsi : Memasukkan kata sandi setelah login.
Keterangan : Untuk pemakai yang baru didaftar oleh SUPER USER maka user tidak
perlu memasukkan kata sandi.
Untuk menjaga kerahasiaan, pengetikan tombol password tidak ditampilkan di layar.
Linux 2.0.0 (higo.eepis-its.ac-id.net) (ttyp2)
higo login: syarif
Password:
Last login: Mon Nov 23 15:10:29 from 10.252.1.2
Linux 2.0.0.
You have mail.
higo:~$
Jika seorang user tidak mempunyai hak atau memasukkan password yang keliru maka
akan tampil pesan :
login: aku
Password:
Login incorrect
3. passwd
Fungsi : Untuk membuat atau mengubah kata sandi
$ passwd
Changing password for syarif
Enter old password:
Enter new password:
The password must have at least 6 characters, try again.
Enter new password:
Keterangan :
Seperti uraian keterangan di password, bila pertama kali log in ke sistem UNIX, harus
dibuat kata sandi untuk diri sendiri. Harus dipikirkan suatu urutan huruf dan angka
yang lebih panjang dari 6 karakter untuk kata sandi tersebut. Program password
meminta pengetikan kata sandi sebanyak 2 kali. Bila ternyata kedua ketikan bukan
Perintah Dasar Linux 11
Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS
Iwan Syarif & Ferry AS
kata yang sama, akan diberikan kesempatan sekali lagi. Sekali diterapkan sebuah
sandi, maka tidak dapat log in tanpa memberitahukannya pada UNIX, oleh karena itu
password jangan sampai terlupa.
4. who
Fungsi : untuk mengetahui daftar pemakai yang sedang aktif (login)
$ who
root tty1 Nov 19 15:34
sulis ttyp1 Nov 23 14:34 (:0.0)
syarif ttyp2 Nov 23 15:44 (10.252.1.201)
Keterangan : perintah who akan memberikan daftar pemakai yang baru saja log in
dengan menunjukkan nama pemakai, terminal ID, dan waktu masing-masing log in.
5. finger
Fungsi : finger mempunyai kegunaan hampir sama dengan who, h anya saja finger
menyediakan informasi identitas user yang lebih lengkap dari ada who.
Contoh perbedaan pemakaian who dan finger
$ who
nanang ttyp1 Nov 26 14:59 (:0.0)
nanang ttyp2 Nov 26 16:18 (:0.0)
sulis ttyp3 Nov 26 17:03 (surat.eepis-its.)
syarif ttyp4 Nov 26 18:01 (10.252.1.201)
$ finger
Login Name Tty Idle Login Time
nanang Nanang Syahroni p1 2:17 Nov 26 14:59 (:0.0)
nanang Nanang Syahroni p2 2:11 Nov 26 16:18 (:0.0)
sulis Sulistyo Mahargyo.B p3 1 Nov 26 17:03 (surat.eepis-its.)
syarif Iwan Syarif p4 Nov 26 18:01 (10.252.1.201)
6. logout
Fungsi : Untuk keluar dari sistem
Keterangan : bila pemakai akan mengakhiri penggunaan terminal sebaiknya
menjalankan perintah ini, agar hak akses pada log in-nya tidak disalahgunakan oleh
orang lain yang tidak berhak.
7. exit
Fungsi : Untuk keluar dari sistem
Keterangan : sama dengan perintah log out.
8. whoami
Fungsi : untuk mengetahui siapa user yang sedang login di suatu komputer / terminal
Keterangan : digunakan bila anda menemukan terminal yang belum logout atau exit
dan ingin mengetahui milik siapa terminal tersebut diaktifkan.
9. date
Fungsi : Menunjukkan atau mengatur tanggal
Perintah Dasar Linux 12
Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS
Iwan Syarif & Ferry AS
$ date
Mon Nov 23 15:55:04 JVT 1998
Keterangan : Melaporkan atau mengatur tanggal dan waktu sistem. Bila tidak ada
argumen yang ditentukan, akan dilaporkan tanggal dan waktu sekarang.
10. cal
Fungsi : mencetak kalender mulai tahun 0000 s/d 9999
$ cal
November 1998
Su Mo Tu We Th Fr Sa
1234567
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30
Keterangan : membuat kalender bulan dan tahun yang ditentukan. Bila bulan tidak
disertakan, maka dibuat kalender untuk 1 tahun.
11. ls
Fungsi : menampilkan daftar file dalam directory aktif.
Keterangan : Perintah ini akan menampilkan informasi mengenai directory dan file.
Bentuk sederhana perintah ls akan menampilkan hanya nama file. Bentuk panjang
ditandai dengan menggunakan option –1, yang akan menampilkan nama- nama file
beserta informasi untuk setiap file yang ditampilkan.
Option-option yang disediakan :
-a tampilkan semua file di directory termasuk isian.
-o tampilkan hanya nama directory
-g cetak ID kelompok hanya untuk bentuk panjang
-I cetak nomor untuk seti p pemakai
a
-l tampilkan seluruh file secara lengkap
-o cetak ID pemakai (bila pemakai –1)
-r ubah urutan pengaturan nama file yang telah disusun
-t atur nama file berdasarkan waktu modifikasi terakhir, tidak berdasarkan nama
-o atur nama file berdasarkan waktu akses terakhir
Untuk option nama, bila “nama” merupakan sebuah directory, perintah itu mencetak
informasi yang diminta dengan pilihan (option) bagi semua file dalam directory. Bila
“nama” sebuah file, maka hanya informasi file bersangkutan yang dicetak.
Perintah Dasar Linux 13
Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS
Iwan Syarif & Ferry AS
Perbandingan perinta dir pada DOS dan perintah ls pada UNIX
Perintah DOS Perintah UNIX Keterangan
Dir ls –l Melihat daftar file secara detil
Dir/w Ls Melihat daftar file secara melebar
Dir/p ls | more Melihat daftar file per halaman
Dir a*.* ls a*.* Melihat file dengan nama depan a
Dir > prn ls > lpr Mencetak daftar file ke printer
Dir > file1.txt ls > file1.txt Menyimpan daftar file ke “file1.txt”
Bentuk tampilan perintah ls
$ ls -l
-rw-r--r-- 1 syarif users 981 Sep 2 08:34 PIC22370.PCX
-rw-r--r-- 1 syarif users 981 Sep 2 08:33 PIC27480.PCX
-rw-r--r-- 1 syarif users 66091 Aug 12 12:14 bufferm.pdf
-rw-r--r-- 1 syarif users 171 Nov 23 19:51 coba1
-rw-r--r-- 1 syarif users 177 Nov 23 19:51 coba2
-rw-r--r-- 1 syarif users 171 Nov 23 19:52 coba3
drwx ------ 2 syarif users 1024 Nov 19 11:55 nsmail/
drwx ------ 2 syarif users 1024 Aug 12 11:34 syarif/
drwxr-xr-x 2 syarif users 1024 Aug 13 12:57 tmp/
-rw-r--r-- 1 syarif users 24093 Aug 12 12:17 tut1.1998.ps
-rw-r--r-- 1 syarif users 58527 Aug 12 12:15 tut1_2.pdf
-rw-r--r-- 1 syarif users 15687 Aug 12 12:17 tut2.1998.ps
-rw-r--r-- 1 syarif users 17984 Aug 12 12:18 tut3.1998.ps
$
Perintah ls –l sama dengan perintah dir pada DOS (seperti terlihat di atas), sedangkan
perintah ls sama dengan perintah dir/w (seperti terlihat di bawah ini)
$ ls
PIC22370.PCX dbms1.pdf nsmail/ tut1.1998.ps
PIC27480.PCX dead.letter prakt_1.c tut1_2.pdf
bufferm.pdf introduction.pdf server.c* tut2.1998.ps
client.c lpr syarif/ tut3.1998.ps
12. chmod
Fungsi : mengubah proteksi file
Format : chmod bilangan nama file
$ ls -l c*
-rw------- 1 syarif users 5935104 Aug 27 13:59 core
$ chmod 777 core
$ ls -l c*
-rwxrwxrwx 1 syarif users 5935104 Aug 27 13:59 core*
Perintah Dasar Linux 14
Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS
Iwan Syarif & Ferry AS
13. clear
Fungsi : bersihkan layar, (sama dengan perintah CLS di DOS)
Format : clear
14. cmp
Fungsi : bandingkan file1 dan file2 serta laporkan perbedaannya.
Format : cmp file1 dan file2
Keterangan : perintah ini tidak akan melaporkan apa-apa jika file tersebut identik
(sama persis), tetapi jika ada perbedaan maka akan dilaporkan seperti berikut ini :
$ cmp coba1 coba2
coba1 coba2 differ: char 45, line 5
artinya file coba1 mempunyai perbedaan dengan file coba2 pada posisi 45 baris ke-5
15. cp
Fungsi : copy file1 menjadi file2
Format :
$ cp file1 file2 ---- mengcopy file1 ke file2
$ cp coba3 /home/syarif/nsmail ---- mengcopy file coba3 ke direktori lain
Keterangan : cp akan meng-copy satu file ke file lain atau meng-copy satu file atau
lebih, ke sebuah direktory.
16. rm
Fungsi : menghapus file
Format : rm nama-file
Perintah DOS Perintah UNIX Keterangan
Del file1 rm –l Menghapus file1
Del a*.* rm a*.* Menghapus file dengan nama depan a
Del file1 rm file coba.txt buku.sam Menghapus banyak file sekaligus
Del coba.txt
Del buku.sam
17. mv
Fungsi : memindahkan file1 menjadi file2
Format : mv file1 file2
$ mv file1 file2 ---- mengcopy file1 ke file2
$ mv coba3 /home/syarif/nsmail ---- mengcopy file coba3 ke direktori lain
Keterangan : mv akan memindahkan satu file ke file lain atau memindahkan satu file
atau lebih, ke sebuah direktori
Perintah Dasar Linux 15
Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS
Iwan Syarif & Ferry AS
18. cat
Fungsi : menampilkan isi sebuah file (sama dengan perintah TYPE pada DOS)
Cat berfungsi untuk mencetak ke layar monitor isi dari sebuah file text. Jika yang
file dililihat menggunakan perintah ini bukan file text maka akan keluar karakter-
karakter aneh pada layar.. Untuk menghindari tercetaknya karakter-karakter aneh
tersebut dapat digunakan perintah cat –v
$ cat server.c
#include
main(argc,argv)
int argc;
char *argv[];
{
if(argc < 2){
fprintf(stderr, "Give me an argument, please. \n");
exit(1);
}
19. more
Fungsi : menampilkan isi text file per layar
Format : more nama file
Contoh :
$ more server.c -----à menampilkan isi fike server.c
#include
#include
{
struct sockaddr_in server;
static char buf[512], *mes = "I am fine !";
if(argc < 2){
fprintf(stderr, "Give me an argument, please. \n");
exit(1);
}
--More --(33%)
Keterangan : more menampilkan isi file dari titik tertentu kemudian menampilkan
sisa file pada CRT sebanyak satu halaman setiap kali. Setiap layar CRT penuh maka
penampilan file akan berhenti dan menunggu kita mengetikkan sebuah karakter atau
return.
Perintah Dasar Linux 16
Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS
Iwan Syarif & Ferry AS
20. head
Fungsi : perintah head digunakan untuk menampilkan 10 baris pertama dari suatu file
teks. Jika ingin menampilkan hanya 4 baris pertama maka digunakan perintah :
$ head –4 coba.txt
commands common to all logins
export OPENWINHOME=/usr/openwin
export MINICOM="-c on"
export win/man
21. tail
Fungsi : perintah tail digunakan untuk menampilkan 10 baris terakhira dari suatu file
teks. Jika ingin menampilkan hanya 3 baris pertama maka digunakan perintah :
$ tail –3 coba.txt
-rw-r--r-- 1 syarif users 58527 Aug 12 12:15 tut1_2.pdf
-rw-r--r-- 1 syarif users 15687 Aug 12 12:17 tut2.1998.ps
-rw-r--r-- 1 syarif users 17984 Aug 12 12:18 tut3.1998.ps
22. history
Fungsi : mencetak perintah-perintah sebelumnya
$ history|more
1 netscape
2 bg
3 ls -l
4 cd syarif
5 ls -l
6 ls -al
7 cd
8 cd
Tidak semua versi UNIX menyediakan perintah ini. Perintah history ini dapat
digunakan untuk mengingat kembali perintah-perintah yang dijalankan sebelumnya.
Perintah ini juga dapat digunakan untuk menjalankan lagi suatu perintah tanpa
mengetik ulang.
Sistem operasi DOS juga menyediakan fasilitas ini yaitu perintah DOSKEY.COM
23. wc
Fungsi : menghitung jumlah kata, jumlah baris dan jumlah karakter dalam suatu file
Format : wc nama-file
Contoh :
$ wc lpr
15 15 165 lpr -----à file lpr terdiri atas 13 baris,
15 kata dan 165 karakter
24. alias
Fungsi : untuk mengganti nama perintah
Perintah Dasar Linux 17
Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS
Iwan Syarif & Ferry AS
Dengan menggunakan fasilitas ini, seorang user dapat mendefinisikan perintah UNIX
dengan perintah lain yang mudah diingat. Fasilitas ini juga sangat menguntungkan
bagi pemakai DOS karena bisa mengaliaskan perintah-perintah UNIX dengan
perintah-perintah DOS. Perintah alias hanya ada di C Shell dan tidak dijumpai pada
Bourne Shell.
Contoh :
> alias dir/w ls ---- perintah ls dialiskan menjadi dir/w
> dir/w ---- setelah itu perintah dir/w dikenali sebagai ls
PIC22370.PCX dbms1.pdf output tut1_2.pdf
PIC27480.PCX dead.letter profile tut2.1998.ps
bufferm.pdf introduction.pdf syarif tut3.1998.ps
coba.txt lpr tmp
daadstip.pdf nsmail tut1.1998.ps
Perintah alias juga dapat digunakan untuk menyingkat perintah.
> alias h history ---- perintah history disingkat menjadi h
>h
1 19:30 dirp
2 19:30 alias dir/p ls
3 19:30 dir/p
4 19:30 dir/w ls -l
Untuk membatalkan perintah alias digunakan peritah unalias
> unalias h history ---- peritah alias h dibatalkan
>h ---- memanggil perintah h
h: Command not found. --- perintah h sudah tidak dikenali
25. man
Fungsi : singkatan dari manual yaitu untuk menampilkan informasi bantu untuk
semua perintah UNIX. Perintah ini sangat bermanfaat bagi setiap pemakai UNIX
karena dapat membantu mengingat kembali perintah-perintah UNIX.
Format : man nama-perintah
Contoh :
$ man who
WHO(1L)
NAME
who - show who is logged on
SYNOPSIS
who [-imqsuwHT] [--count] [--idle] [--heading] [--help]
DESCRIPTION
This manual page documents the GNU version of who. If
Perintah Dasar Linux 18
Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS
Iwan Syarif & Ferry AS
given no non-option arguments, who prints the following
information for each user currently logged
26. grep
Fungsi : mencari isi suatu file di sembarang directory
Format : grep –n ‘nama-file’ di-direktori
Keterangan : grep akan mencari suatu variable dalam suatu baris tertentu, di dalam
sembarang direktori pad a semua file. Grep sangat berguna untuk menemukan kata
tertentu dalam beberapa dokumen atau mencari adanya sebuah variable dalam
sekelompok program. Misalnya : grep –n ‘shutdown’ /etc/*
Contoh :
$ grep main *.c mencari kata main pada semua file *.c
client.c:main(argc,argv) menampilkan kata-kata yang ditemukan
mumt.c:main()
prakt_1.c:main(argc,argv)
server.c:main(argc,argv
gunakan option –n untuk menampilkan nomer baris.
$ grep -n exit server.c
21: exit(1);
36: exit(1);
58: exit(1);
27. mkdir
Fungsi : membuat direktori
Format : mkdir nama-direktori
Keterangan : di DOS peritahnya adalah MD (make directory)
~$ mkdir coba1 coba2 coba3 (membuat 3 direktori sekaligus)
28. rmdir
Fungsi : menghapus direktori
Format : rmdir nama-direktori
Keterangan : di DOS peritahnya adalah RD (remove directory)
~$ rmdir coba1 coba2 coba3 (menghapus 3 direktori sekaligus)
jika directory yang dihapus tidak ada maka akan ditampilkan pesan
Perintah Dasar Linux 19
Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS
Iwan Syarif & Ferry AS
SISTEM FILE DAN DIRECTORY
Perintah-perintah UNIX yang berhubungan de ngan file dan directory sebagai
berikut :
1. pwd
fungsi : menunjukkan directory aktif
keterangan : Perintah ini singkatan dari “print working directory”. Seorang pemakai
selalu berhubungan dengan sebuah directory kerja, yang ada kalanya pemakai
tersebut tersesat sampai jauh, maka perintah ini bermanfaat untuk mengetahui posisi
pemakai dalam suatu directory.
2. cd [nama]
Fungsi : mengubah directory
Keterangan : Membawa pemakai ke directory kerja baru. Bila nama directory tidak
ditentukan, cd mengatur supaya directory kerja berada pada home directory pemakai.
3. ls [options] nama
Fungsi : menampilkan daftar file dalam directory aktif.
Keterangan :
Perintah ini akan menampilkan informasi mengenai directory dan file. Bentuk
sederhana perintah ls akan menampilkan h anya nama file. Bentuk panjang ditandai
dengan menggunakan option –1, yang akan menampilkan nama-nama file beserta
informasi untuk setiap file yang ditampilkan.
PROTEKSI FILE DAN SEKURITI PADA UNIX
Masalah keamanan data amatlah penting dalam bidang teknologi informasi.
UNIX dalam hal ini jauh lebih unggul dari pada DOS yang tidak menyediakan
fasilitas ini. DOS hanya mempunyai fasilitas ATTRIBUT dengan pilihan Read Only
dan Hidden. DOS hanya menyediakan fasilitas untuk untuk menyembunyikan file
(hidden) dan memproteksi file (read-only) agar tidak dapat dihapus atau dimodifikasi.
Sedangkan fasilitas kepemilikan file tidak disediakan.
UNIX menyediakan sekuriti yang sangat baik sekali. Tiap-tiap file pada UNIX
mempunyai tingkat sekuriti sendiri seperti terlihat pada tulisan di bawah ini:
$ ls -l
-rw-r--r-- 1 syarif users 66091 Aug 12 12:14 bufferm.pdf
-rw-r--r-- 1 syarif users 171 Nov 23 19:51 coba1
-rw-r--r-- 1 syarif users 177 Nov 23 19:51 coba2
-rw-r--r-- 1 syarif users 171 Nov 23 19:52 coba3
drwx------ 2 syarif users 1024 Nov 19 11:55 nsmail/
drwx------ 2 syarif users 1024 Aug 12 11:34 syarif/
drwxr-xr-x 2 syarif users 1024 Aug 13 12:57 tmp/
Perintah Dasar Linux 20
Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS
Iwan Syarif & Ferry AS
Mode File Nama file
Ukuran File
Nama user
Indikator Tanggal & jam pembuatan
Nama group
Direktori
Kalau dibandingkan dengan DOS, tampilan direktori di atas sedikit berbeda.
Selain nama file, ukuran file, tanggal dan jam pembuatan, juga ada tambahan
informasi berupa nama user, nama group dan mode file.
Untuk keterangan kolom directory indicator adalah merupakan informasi untuk
file yang ditampilkan bahwa nama yang ditampilkan adalah sebuah sub directory.
Kolom kedua menunjukkkan hak akses bagi sekelompok atau hanya untuk satu
pemakai itu sendiri, penjelasan selengkapnya sebagai berikut :
-rwx r-x - -x
Ijin akses bagi pemilik file (read, write, eksekusi)
Ijin akses bagi user yang yang termasuk dalam
satu group dengan pemilik file (read & eksekusi)
User lain hanya dapat mengeksekusi program,
tetapi tidak dapat membaca dan memod ifikasi
file tsb.
Arti dari karakter rwx, r (read) menyatakan ijin untuk membaca file, w (write)
menyatakan ijin untuk menulis (memodifikasi), merubah maupun menghapus, dan x
(execute) menyatakan ijin untuk menjalankan program. Karakter pada posisi
bersangkutan menunjukkan bahwa ijin telah dicabut.
MENGUBAH IJIN AKSES
Ijin akses terhadap file atau suatu directory dapat diubah-ubah dengan perintah
chmod, yang bentuk perintahnya sebagai berikut :
chmod modus nama file [who] operasi ijin
Fungsi : merubah ijin akses
Keterangan :
Mengubah modus (file protection bits) sebuah file. Modus file adalah susunan bit
dalam isi directory file yang menentukan siapa yang mendapat ijin untuk membaca,
Perintah Dasar Linux 21
Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS
Iwan Syarif & Ferry AS
menulis, mengerjakan file. Hanya pemilik file atau super user yang boleh mengubah
modusnya.
Bentuk pertama menggunakan bilangan oktal untuk mengatur modus. Yang kedua
mnggunakan simbol untuk menentukan modus baru.
Argumen : Pembacaan, penulisan dan pengerjaan file menginginkan bit ditentukan
dalam bentuk bilangan oktal. Bilangan oktal terdiri atas 4 digit. Most significant
digit berisi bit untuk mengontrol pengerjaan, digit berikut mempunyai bit, bit ijin
pemilik, digit berikutnya mempunyai bit ijin kelompok dan least significant digit
mengandung bit ijin umum.
Bilangan oktal diperoleh dengan logic 0E dengan bit berikut :
4000 menentukan ID pemilik pada pengerjaan
2000 menentukan ID kelompok pada pengerjaan
1000 meninggalkan program dalam memori
0400 ijin membaca (Read) untuk pemakai
0200 ijin menulis (Write) untuk pemakai
0100 ijin mengerjakan (eXsekusi) untuk pemakai
0040 ijin membaca (Read) untuk anggota kelompok group
0020 ijin menulis untuk anggota kelompok
0010 ijin mengerjakan untuk anggota kelompok
0004 ijin membaca untuk orang lain
0002 ijin menulis untuk orang lain
0001 ijin mengerjakan untuk orang lain
who menentukan untuk siapa ijin diberikan
+ kombinasi 3 huruf,”o”,”g” dan “u” atau huruf tunggal “a”.
Default dari who ini adalah “a”.
a (all) semua
g (graoup) kelompok
u (user) pemakai
+ menambah ijin
- menghapus ijin
ijin r membaca
w menulis
x membaca
s mengatur ID pemilik/kelompok
t jangan menukar
Contoh mengubah mode file
$ ls -l coba
-rw-r--r-- 1 syarif users 206 Nov 26 13:17 coba (kondisi mula- mula)
$ chmod 777 coba (ubah mode file)
$ ls -l coba
-rwxrwxrwx 1 syarif users 206 Nov 26 13:17 coba* (mode di set 777)
Perintah Dasar Linux 22
Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS
Iwan Syarif & Ferry AS
$ chmod 700 coba (ubah mode lagi)
$ ls -l coba
-rwx------ 1 syarif users 206 Nov 26 13:17 coba* (mode di set 700)
$ chmod 751 coba (ubah mode file)
$ ls -l coba
-rwxr-x--x 1 syarif users 206 Nov 26 13:17 coba* (mode di set 751)
$ chmod 000 coba (ubah mode file)
$ ls -l coba
--- --- --- 1 syarif users 206 Nov 26 13:17 coba* (mode di set 000)
$ chmod a+x coba (ubah mode file)
$ ls -l coba
---x--x--x 1 syarif users 206 Nov 26 13:17 coba* (mode di set 751)
$ chmod u+rwx coba (ubah mode file)
$ ls -l coba
-rwxr-x--x 1 syarif users 206 Nov 26 13:17 coba* (user +r, +w, +x)
PERINTAH – PERINTAH LANJUTAN
1. Perintah Input-Output dan Proses Piping
Sama halnya dengan DOS, UNIX juga mampu mengenali beberapa karakter
khusus dalam suatu perintah. Yang pertama adalah karakter > yang digunakan untuk
menyalurkan standard output dari terminal ke sebuah file.
Contoh :
$ ls > output.txt -------- hasil dari perintah ls disimpan
ke sebuah file dengan nama output.txt
$ more output.txt -------- melihat isi file output.txt
dead.letter
introduction.pdf
nsmail/
output
syarif/
tmp/
tut1.1998.ps
tut2.1998.ps
Dengan perintah di atas sebuah file baru dengan nama ‘output.txt’ akan terbentuk
dan isi dari file tersebut adalah hasil dari perintah ls.
Nama : Sandy Eko Putro
Nim : 2007420034
Tgs 2
BEBERAPA PERINTAH DASAR LINUX
- ls (list) adalah perintah untuk melihat file ataupun direktory, ada beberpa option didalamnya dan bisa dilihat pake
perintah man
contoh :
[andi@localhost andi] $ ls -la
ini adalah melihat seluruh isi file yang ada dalam direktory andi
ingin mengetahui bentuk lebih lanjut coba jalankan perintah manual untuk ls dengan cara :
[andi@localhost andi] $ man ls
- cp (copy) adalah perintah untuk mencopy/menggandakan file ada beberpa option didalamnya dan bisa dilihat pake
perintah man
contoh :
[andi@localhost andi] $ cp namafile namafilebaru
ini adalah melihat mencopy file namafile dan dijadikan namafilebaru yang ada dalam direktory andi
ingin mengetahui bentuk lebih lanjut coba jalankan perintah manual untuk cp dengan cara :
[andi@localhost andi] $ man cp
- rm (remove) adalah perintah untuk menghapus file , ada beberpa option didalamnya dan bisa dilihat pake perintah
man
contoh :
[andi@localhost andi] $ rm namafile
ini adalah melihat menghapus sebuah file yang ada dalam direktory andi, dan bernama namafile
ingin mengetahui bentuk lebih lanjut coba jalankan perintah manual untuk rm dengan cara :
[andi@localhost andi] $ man rm
- mv (move) adalah perintah untuk memindahkan file dari tempat lama ke tempat yang baru ,ada beberpa option
didalamnya bisa dilihat pake perintah man
contoh :
[andi@localhost andi] $ mv /home/andi/direktory001/namafile /home/andi/direktor002/namafile
ini adalah memindahakan namafile di direktory /home/andi/direktory001/ ke directory
/home/andi/direktor002/
ingin mengetahui bentuk lebih lanjut coba jalankan perintah manual untuk mv dengan cara :
[andi@localhost andi] $ man mv
- pwd (parrent working directory) adalah perintah untuk menghapus melihat directory dimana kita berada saat ini
ada beberpa option didalamnya dan bisa dilihat pake perintah man
contoh :
[andi@localhost andi] $ rm namafile
ini adalah melihat menghapus sebuah file yang ada dalam direktory andi, dan bernama namafile
ingin mengetahui bentuk lebih lanjut coba jalankan perintah manual untuk pwd dengan cara :
[andi@localhost andi] $ man pwd
- cd (change directory) adalah perintah untuk berpindah directory dimana kita berada saat ini ke tempat
atau directory baru, ada beberapa option didalamnya dan bisa dilihat pake perintah man
contoh :
[andi@localhost andi] $ cd /mnt atau cd /usr/doc
ini adalah berpindah ke dalam direktory /mnt dan berpindah ke dalam direktory /usr/doc
ingin mengetahui bentuk lebih lanjut coba jalankan perintah manual untuk cd dengan cara :
[andi@localhost andi] $ man cd
- mkdir (make directory) adalah perintah untuk membuat directory
ada beberapa option didalamnya dan bisa dilihat pake perintah man
contoh :
[andi@localhost andi] $ mkdir /home/andi/belajar
ini adalah membuat direktory baru yang diletakkan di direktory /home/andi/ dan dengan nama belajar
ingin mengetahui bentuk lebih lanjut coba jalankan perintah manual untuk mkdir dengan cara :
[andi@localhost andi] $ man mkdir
- rmdir (remove directory) adalah perintah untuk menghapus directory
ada beberapa option didalamnya dan bisa dilihat pake perintah man
contoh :
[andi@localhost andi] $ rmdir /home/andi/belajar
ini adalah menghapus direktory yang berada di direktory /home/andi/ dengan nama belajar
ingin mengetahui bentuk lebih lanjut coba jalankan perintah manual untuk rmdir dengan cara :
[andi@localhost andi] $ man rmdir
- cat adalah perintah untuk melihat lebih lanjut isi dari sesuatu file (seperty perintah type dalam DOS)
ada beberapa option didalamnya dan bisa dilihat pake perintah man
contoh :
[andi@localhost andi] $ cat namafile
ingin mengetahui bentuk lebih lanjut coba jalankan perintah manual untuk mkdir dengan cara :
[andi@localhost andi] $ man cat
- man (manual) adalah perintah untuk melihat manual dari suatu command (seperty perintah help/? dalam DOS)
contoh :
[andi@localhost andi] $ man mkdir
- top adalah untuk melihat proses yang sedang terjadi dalam komputer dan akan menampilkan nomor PID dari
masing masing proses yang sedang berjalan
PID = Process ID
- kill membunuh/mematikan proses yang sedang berlangsung dalam sistem
contoh :
[andi@localhost andi] $ kill 1332 (dimana nomor 1332 adalah nomor PID dari sebuah proses)
dapat dilihat nomor PID lewat perintah top
ingin mengetahui bentuk lebih lanjut coba jalankan perintah manual untuk kill dengan cara :
[andi@localhost andi] $ man kill
- killall membunuh/mematikan semua proses yang sedang berlangsung dalam sistem
contoh :
[andi@localhost andi] $ killall
PERINTAH DASAR LINUX
Perintah untuk berbagai operasi dasar di sistem operasi linux, beserta penjelasannya, dapat saudara lihat pada tabel yang telah penulis susun sebagai berikut:
Perintah Keterangan
any_command --help Menampilkan keterangan bantu tentang pemakaian perintah. "--help" sama dengan perintah pada DOS "/h".
ls Melihat isi file dari direktori aktif. Pada linux perintah dir hanya berupa alias dari perintah ls. Untuk perintah ls sendiri sering dibuatkan alias ls --color, agar pada waktu di ls ditampilkan warna-warna sesuai dengan file-filenya, biasanya hijau untuk execute, dsb.
ls -al Melihat seluruh isi file pada direktori aktif beserta file hidden, lalu ditampilkan layar per layar.
cd directory Change directory. Menggunakan cd tanpa nama direktori akan menghantarkan anda ke home direktori. Dan cd - akan menghantarkan anda ke direktori sebelumnya.
cp source destination Mengopi suatu file
mcopy source destination Mengcopy suatu file dari/ke dos filesystem. Contoh mcopy a:autoexec.bat ~/junk . Gunakan man mtools untuk command yang sejenis : mdir, mcd, mren, mmove, mdel, mmd, mrd, mformat....
mv source destination Memindahkan atau mengganti nama file
ln -s source destination Membuat Simbolic Links, contoh ln -sf /usr/X11R6/bin/XF86_SVGA /etc/X11/X, membuat Simbolic link dari file XF86_SVGA ke X
rm files Menghapus file
mkdir directory Membuat direktori baru
rmdir directory Menghapus direktori yang telah kosong
rm -r files (recursive remove) Menghapus file, direktori dan subdirektorinya. Hati-hati menggunakan perintah ini apabila anda login sebagai root, karena root dengan mudah dapat menghapus seluruh file pada sistem dengan perintah di atas, tidak ada perintah untuk undelete di Linux
more Untuk melihat isi suatu file, dengan tambahan perintah more, maka isi file tersebut ditampilkan layar per layar.
less filename Melihat suatu file layar per layar, dan tekan tombol "q" apabila ingin keluar,
pico filename Edit suatu text file.
pico -w filename Edit suatu text file, dengan menonaktifkan fungsi word wrap, sangat berguna untuk mengedit file seperti /etc/fstab.
lynx file.html Melihat file html atau browse ke net dengan text mode, dimana gambar/image tidak dapat ditampilkan, tapi lynx adalah suatu browser yang sangat cepat, sangat berguna bila anda hanya menginginkan suatu artikel tanpa image.
tar -zxvf filename.tar.gz Meng-untar sebuah file tar sekaligus meng-uncompress file tersebut (*.tar.gz atau *.tgz), untuk meletakkannya direktori yg diinginkan tambahkan option -C direktori, contoh tar -zxvf filename.tar.gz -C /opt (meletakkan file tersebut di direktori /opt
tar -xvf filename.tar Meng-untar sebuah file tar yang tidak terkompress (*.tar).
gunzip filename.gz Meng-uncompress sebuah file zip (*.gz" or *.z). dengan menggunakan gzip (juga zip atau compress) jika anda menginginkan mengompress file.
bunzip2 filename.bz2 Meng-uncompress file dengan format (*.bz2) dengan utiliti "bzip2", digunakan pada file yang besar.
unzip filename.zip Meng-uncompress file dengan format (*.zip) dengan utiliti "unzip" yang kompatibel dengan pkzip for DOS.
find / -name "filename" Mencari "namafile" pada komputer anda dimulai dengan direktori /. Namafile tersebut mungkin saja berisi wildcard (*,?).
locate filename Mencari file dengan string "filename". Sangat mudah dan cepat dari perintah di atas.
pine Email reader yang sangat mudah digunakan, dan menjadi favorit banyak pemakai mesin Unix. Atau anda bisa pakai email yang sangat customize, yaitu mutt ,
talk username1 Berbicara dengan keyboard dengan user lain yg sedang login pada mesin kita (atau gunakan talk username1@machinename untuk berbicara dengan komputer lain). Untuk menerima undangan percakapan, ketikkan talk username2. Jika seseorang mencoba untuk berbicara dengan anda dan itu dirasakan mengganggu, anda bisa menggunakan perintah mesg n untuk menolak pesan tersebut. Dan gunakan perintah who atau rwho untuk melihat siapa user yang mengganggu tersebut.
mc Menjalankan "Morton Commander" ... eh... salah maksudnya "Midnight Commander" sebagai file manager, cepat dan bagus.
telnet server Untuk menghubungkan komputer kita ke komputer lain dengan menggunakan protokol TELNET. Gunakan nama mesin atau Nomor IP mesin, dan anda akan mendapatkan prompt login name dari mesin tersebut, masukkan passwordnya, oh ya .. anda juga harus punya account di mesin remote tersebut. Telnet akan menghubungkan anda dengan komputer lain dan membiarkan anda untuk mengoperasikan mesin tersebut. Telnet sangat tidak aman, setiap yang anda ketik menjadi "open text", juga dengan password anda! Gunakan ssh alih-alih telnet untuk mengakses mesin secara remote.
rlogin server (remote login) Menghubungkan anda kekomputer lain. Loginname dan password, tetapi apabila account anda tersebut telah dipakai, maka anda akan mendapatkan pesan kesalahan pada password anda. Sangat tidak aman juga, gunakan ssh sebagai gantinya.
rsh server (remote shell) Jalan lain untuk menghubungkan anda ke remote machine. Apabila login name/password anda sedang dipakai di remote mesin tsb, maka password anda tidak akan berlaku. Idem dengan rlogin, gantikan dengan ssh.
ftp server Ftp ke mesin lain, ini sangat berguna untuk mengopy file ke/dari remote mesin. Juga tidak aman, gunakan scp dari keluarga ssh sebagai gantinya.
minicom Program Minicom (dapat dikatakan seperti "Procomm/Hyperterminal for Linux").
./program_name Menjalankan program pada direktori aktif, yang mana tidak terdapat pada PATH anda
xinit Menjalankan X-window server (tanpa windows manager).
startx Menjalankan X-window server dan meload default windows manager. Sama seperti perintah "win" under DOS dengan Win3.1
startx -- :1 Menjalankan sesi X-windows berikutnya pada display 1 (default menggunakan display 0). Anda dapat menjalankan banyak GUI terminal secara bersamaan, untuk pindah antar GUI gunakan
xterm (pada X terminal) ,menjalankan X-windows terminal. Untuk keluar ketikkan exit
xboing (pada X terminal). Sangat lucu deh ...., seperti games-games lama .....
gimp (pada X terminal) Program image editor yang sangat bagus, bisa disamakan dengan Adobe Photoshop, yang membedakan adalah program ini gratis.
netscape (pada X terminal) menjalankan netscape, versi pada waktu tulisan ini dibuat telah mencapai versi 4.7
netscape -display host:0.0 (pada X terminal) menjalankan netscape pada mesin yang aktif dan menampilkan outputnya pada mesin yang bernama host display 0 screen 0. Anda harus memberikan akses untuk mesin aktif untuk menampilkannya pada mesin host dengan perintah xhost
shutdown -h now (sebagai root) Shut down sistem. Umumnya digunakan untuk remote shutdown. Gunakan
halt reboot (sebagai root) Halt atau reboot mesin. Lebih simple dari perintah di atas.
man topic Menampilkan daftar dari sistem manual pages (help) sesuai dengan topic. Coba man man. lalu tekan q untuk keluar dari viewer. Perintah info topic Manual pages dapat dibaca dilhat dengan cara any_command --help.
apropos topic Menampilkan bantuan manual berdasarkan topik..
pwd Melihat direktori kerja saat ini
hostname Menampilkan nama local host (mesin dimana anda sedang bekerja). Gunakan perintah netconf (sebagai root) untuk merubah nama host dari mesin tersebut, atau edit file /etc/hosts
whoami Mencetak login name anda
id username Mencetak user id (uid) atau group id (gid)
date Mencetak atau merubah tanggal dan waktu pada komputer, contoh merubah tanggal dan waktu ke 2000-12-31 23:57 dengan perintah; date 123123572000
time Melihat jumlah waktu yg ditangani untuk penyelesaian suatu proses + info lainnya. Jangan dibingungkan dengan perintah date
who Melihat user yang login pada komputer kita.
rwho -a Melihat semua user yg login pada network anda. Layanan perintah rwho ini harus diaktifkan, jalankan setup sebagai root untuk mengaktifkannya.
finger username Melihat informasi user, coba jalankan; finger root
last Melihat user sebelumnya yang telah login di komputer.
uptime Melihat jumlah waktu pemakaian komputer oleh seseorang, terhitung proses reboot terakhir.
ps (=print status) Melihat proses-proses yang dijalankan oleh user
ps axu Melihat seluruh proses yang dijalankan, walaupun tanpa terminal control, juga ditampilkan nama dari user untuk setiap proses.
top Melihat proses yang berjalan, dengan urutan penggunaan cpu.
uname -a Informasi system kernel anda
free Informasi memory (dalam kilobytes).
df -h (=disk free) Melihat informasi pemakaian disk pada seluruh system (in human-readable form)
du / -bh (=disk usage) Melihat secara detil pemakaian disk untuk setiap direktori, dimulai dari root (in human legible form).
cat /proc/cpuinfo Cpu info. Melihat file pada /proc directori yang bukan merupakan file nyata (not real files).
cat /proc/interrupts Melihat alamat interrupt yang dipakai.
cat /proc/version Versi dari Linux dan informasi lainnya.
cat /proc/filesystems Melihat filesystem yang digunakan.
cat /etc/printcap Melihat printer yang telah disetup
lsmod (as root) Melihat module-module kernel yang telah di load.
set Melihat environment dari user yang aktif
echo $PATH Melihat isi dari variabel PATH. Perintah ini dapat digunakan untuk menampilkan variabel environmen lain dengan baik. Gunakan set untuk melihat environmen secara penuh.
dmesg Mencetak pesan-pesan pada waktu proses boot. (menampilkan file: /var/log/dmesg).
clear Membersihkan layar.
adduser Menambah pengguna.
PERINTAH DASAR LINUX
berikut ini akan jeleskan beberapa perintah/comment dasar di Linux beserta kegunaan dari comment linux tersebut
startx Fungsinya untuk menjalankan X-Windows
halt Fungsinya untuk untuk mematikan sistem atau di windows biasa disebut shutdown
cd x atau cd /x Fungsinya untuk masuk ke direktori x
cd .. atau cd ../ atau cd/.. Fungsinya untuk pindah ke direktori satu level di bawah
x lalu [tab] [tab] Fungsinya untuk mengetahui perintah apa saja yang tersedia yang berawalan huruf x
adduser Fungsinya untuk untuk menambahkan user baru
ls atau dir Fungsinya untuk untuk melihat isi suatu direktori
cat Fungsinya untuk melihat isi dari suatu file text
mv x y Fungsinya untuk memindahkan atau merename file x ke file y
cp x y Fungsinya untuk mengkopi file x ke file y
rm x Fungsinya untuk menghapus file x
mkdir x Fungsinya untuk membuat direktori x
rmdir x Fungsinya untuk menghapus direktori x
rm -r x Fungsinya untuk menghapus direktori x beserta seluruh isinya
rm p Fungsinya untuk menghapus paket tertentu
df atau df x Fungsinya untuk mengetahui space kosong dalam device x
top Fungsinya untuk mengetahui status memori (tekan q untuk quit)
man x Fungsinya untuk mengetahui keterangan manual dari suatu perintah
less x Fungsinya untuk melihat isi dari suatu file text
echo x Fungsinya untuk mencetak isi dari suatu file x ke screen
mc Fungsinya untuk menghidupkan Norton Commander dalam Linux (sangat berguna dan memudahkan bagi newbie)
mount Fungsinya untuk menghidupkan/mengikat suatu device seperti cdrom, Flash disk dan lain2
reboot atau [ctl + alt + del] Fungsinya untuk reboot(restart)
chmod Fungsinya untuk mengubah permission suatu file
ls -l x Fungsinya untuk melihat isi suatu direktori secara rinci
ln -s x y Fungsinya untuk membuat link dari suatu file x ke file y
find x -name y -print Fungsinya untuk menemukan file y, dengan mencari mulai dari direktori x dan tampilkan hasilnya pada layar
ps Fungsinya untuk melihat seluruh proses yang sedang berjalan
kill x Fungsinya untuk mematikan proses x (x adalah PID di dalam ps)
[alt] + F1 - F7 Fungsinya untuk berpindah dari terminal 1 - 7 (ciri khas Linux)
lilo Fungsinya untuk membuat boot disk
[ctl] + [alt] + [backspace] Fungsinya untuk keluar dari X-Windows jika terjadi trouble
[ctl] + [alt] + F1 - F6 Fungsinya untuk pindah dari satu terminal ke terminal lain dalam X-Windows
PERINTAH-PERINTAH DASAR LINUX
Pada saat pertama kali menggunakan UNIX / Linux, setiap user harus memasukan
login dan password. Pada sistem operasi DOS, setiap user yang memakai komputer tidak
pernah ditanya login dan password, karena DOS memang dirancang tidak untuk sistem
multi- user. Sedangkan UNIX / Linux, sejak awal pengembangannya memang ditujukan
untuk sistem multi- user sehingga dilengkapi dengan sistem keamanan yang handal.
1. login
fungsi : untuk masuk ke dalam jaringan
keterangan : Setiap pemakai sah dari sistem UNIX mempunyai identifikasi pemakai
sendiri (ID).
2. password
Fungsi : Memasukkan kata sandi setelah login.
Keterangan : Untuk pemakai yang baru didaftar oleh SUPER USER maka user tidak
perlu memasukkan kata sandi.
Untuk menjaga kerahasiaan, pengetikan tombol password tidak ditampilkan di layar.
Linux 2.0.0 (higo.eepis-its.ac-id.net) (ttyp2)
higo login: syarif
Password:
Last login: Mon Nov 23 15:10:29 from 10.252.1.2
Linux 2.0.0.
You have mail.
higo:~$
Jika seorang user tidak mempunyai hak atau memasukkan password yang keliru maka
akan tampil pesan :
login: aku
Password:
Login incorrect
3. passwd
Fungsi : Untuk membuat atau mengubah kata sandi
$ passwd
Changing password for syarif
Enter old password:
Enter new password:
The password must have at least 6 characters, try again.
Enter new password:
Keterangan :
Seperti uraian keterangan di password, bila pertama kali log in ke sistem UNIX, harus
dibuat kata sandi untuk diri sendiri. Harus dipikirkan suatu urutan huruf dan angka
yang lebih panjang dari 6 karakter untuk kata sandi tersebut. Program password
meminta pengetikan kata sandi sebanyak 2 kali. Bila ternyata kedua ketikan bukan
Perintah Dasar Linux 11
Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS
Iwan Syarif & Ferry AS
kata yang sama, akan diberikan kesempatan sekali lagi. Sekali diterapkan sebuah
sandi, maka tidak dapat log in tanpa memberitahukannya pada UNIX, oleh karena itu
password jangan sampai terlupa.
4. who
Fungsi : untuk mengetahui daftar pemakai yang sedang aktif (login)
$ who
root tty1 Nov 19 15:34
sulis ttyp1 Nov 23 14:34 (:0.0)
syarif ttyp2 Nov 23 15:44 (10.252.1.201)
Keterangan : perintah who akan memberikan daftar pemakai yang baru saja log in
dengan menunjukkan nama pemakai, terminal ID, dan waktu masing-masing log in.
5. finger
Fungsi : finger mempunyai kegunaan hampir sama dengan who, h anya saja finger
menyediakan informasi identitas user yang lebih lengkap dari ada who.
Contoh perbedaan pemakaian who dan finger
$ who
nanang ttyp1 Nov 26 14:59 (:0.0)
nanang ttyp2 Nov 26 16:18 (:0.0)
sulis ttyp3 Nov 26 17:03 (surat.eepis-its.)
syarif ttyp4 Nov 26 18:01 (10.252.1.201)
$ finger
Login Name Tty Idle Login Time
nanang Nanang Syahroni p1 2:17 Nov 26 14:59 (:0.0)
nanang Nanang Syahroni p2 2:11 Nov 26 16:18 (:0.0)
sulis Sulistyo Mahargyo.B p3 1 Nov 26 17:03 (surat.eepis-its.)
syarif Iwan Syarif p4 Nov 26 18:01 (10.252.1.201)
6. logout
Fungsi : Untuk keluar dari sistem
Keterangan : bila pemakai akan mengakhiri penggunaan terminal sebaiknya
menjalankan perintah ini, agar hak akses pada log in-nya tidak disalahgunakan oleh
orang lain yang tidak berhak.
7. exit
Fungsi : Untuk keluar dari sistem
Keterangan : sama dengan perintah log out.
8. whoami
Fungsi : untuk mengetahui siapa user yang sedang login di suatu komputer / terminal
Keterangan : digunakan bila anda menemukan terminal yang belum logout atau exit
dan ingin mengetahui milik siapa terminal tersebut diaktifkan.
9. date
Fungsi : Menunjukkan atau mengatur tanggal
PERINTAH-PERINTAH DASAR LINUX
Pada saat pertama kali menggunakan UNIX / Linux, setiap user harus memasukan
login dan password. Pada sistem operasi DOS, setiap user yang memakai komputer tidak
pernah ditanya login dan password, karena DOS memang dirancang tidak untuk sistem
multi- user. Sedangkan UNIX / Linux, sejak awal pengembangannya memang ditujukan
untuk sistem multi- user sehingga dilengkapi dengan sistem keamanan yang handal.
1. login
fungsi : untuk masuk ke dalam jaringan
keterangan : Setiap pemakai sah dari sistem UNIX mempunyai identifikasi pemakai
sendiri (ID).
2. password
Fungsi : Memasukkan kata sandi setelah login.
Keterangan : Untuk pemakai yang baru didaftar oleh SUPER USER maka user tidak
perlu memasukkan kata sandi.
Untuk menjaga kerahasiaan, pengetikan tombol password tidak ditampilkan di layar.
Linux 2.0.0 (higo.eepis-its.ac-id.net) (ttyp2)
higo login: syarif
Password:
Last login: Mon Nov 23 15:10:29 from 10.252.1.2
Linux 2.0.0.
You have mail.
higo:~$
Jika seorang user tidak mempunyai hak atau memasukkan password yang keliru maka
akan tampil pesan :
login: aku
Password:
Login incorrect
3. passwd
Fungsi : Untuk membuat atau mengubah kata sandi
$ passwd
Changing password for syarif
Enter old password:
Enter new password:
The password must have at least 6 characters, try again.
Enter new password:
Keterangan :
Seperti uraian keterangan di password, bila pertama kali log in ke sistem UNIX, harus
dibuat kata sandi untuk diri sendiri. Harus dipikirkan suatu urutan huruf dan angka
yang lebih panjang dari 6 karakter untuk kata sandi tersebut. Program password
meminta pengetikan kata sandi sebanyak 2 kali. Bila ternyata kedua ketikan bukan
Perintah Dasar Linux 11
Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS
Iwan Syarif & Ferry AS
kata yang sama, akan diberikan kesempatan sekali lagi. Sekali diterapkan sebuah
sandi, maka tidak dapat log in tanpa memberitahukannya pada UNIX, oleh karena itu
password jangan sampai terlupa.
4. who
Fungsi : untuk mengetahui daftar pemakai yang sedang aktif (login)
$ who
root tty1 Nov 19 15:34
sulis ttyp1 Nov 23 14:34 (:0.0)
syarif ttyp2 Nov 23 15:44 (10.252.1.201)
Keterangan : perintah who akan memberikan daftar pemakai yang baru saja log in
dengan menunjukkan nama pemakai, terminal ID, dan waktu masing-masing log in.
5. finger
Fungsi : finger mempunyai kegunaan hampir sama dengan who, h anya saja finger
menyediakan informasi identitas user yang lebih lengkap dari ada who.
Contoh perbedaan pemakaian who dan finger
$ who
nanang ttyp1 Nov 26 14:59 (:0.0)
nanang ttyp2 Nov 26 16:18 (:0.0)
sulis ttyp3 Nov 26 17:03 (surat.eepis-its.)
syarif ttyp4 Nov 26 18:01 (10.252.1.201)
$ finger
Login Name Tty Idle Login Time
nanang Nanang Syahroni p1 2:17 Nov 26 14:59 (:0.0)
nanang Nanang Syahroni p2 2:11 Nov 26 16:18 (:0.0)
sulis Sulistyo Mahargyo.B p3 1 Nov 26 17:03 (surat.eepis-its.)
syarif Iwan Syarif p4 Nov 26 18:01 (10.252.1.201)
6. logout
Fungsi : Untuk keluar dari sistem
Keterangan : bila pemakai akan mengakhiri penggunaan terminal sebaiknya
menjalankan perintah ini, agar hak akses pada log in-nya tidak disalahgunakan oleh
orang lain yang tidak berhak.
7. exit
Fungsi : Untuk keluar dari sistem
Keterangan : sama dengan perintah log out.
8. whoami
Fungsi : untuk mengetahui siapa user yang sedang login di suatu komputer / terminal
Keterangan : digunakan bila anda menemukan terminal yang belum logout atau exit
dan ingin mengetahui milik siapa terminal tersebut diaktifkan.
9. date
Fungsi : Menunjukkan atau mengatur tanggal
PERINTAH-PERINTAH DASAR LINUX
Pada saat pertama kali menggunakan UNIX / Linux, setiap user harus memasukan
login dan password. Pada sistem operasi DOS, setiap user yang memakai komputer tidak
pernah ditanya login dan password, karena DOS memang dirancang tidak untuk sistem
multi- user. Sedangkan UNIX / Linux, sejak awal pengembangannya memang ditujukan
untuk sistem multi- user sehingga dilengkapi dengan sistem keamanan yang handal.
1. login
fungsi : untuk masuk ke dalam jaringan
keterangan : Setiap pemakai sah dari sistem UNIX mempunyai identifikasi pemakai
sendiri (ID).
2. password
Fungsi : Memasukkan kata sandi setelah login.
Keterangan : Untuk pemakai yang baru didaftar oleh SUPER USER maka user tidak
perlu memasukkan kata sandi.
Untuk menjaga kerahasiaan, pengetikan tombol password tidak ditampilkan di layar.
Linux 2.0.0 (higo.eepis-its.ac-id.net) (ttyp2)
higo login: syarif
Password:
Last login: Mon Nov 23 15:10:29 from 10.252.1.2
Linux 2.0.0.
You have mail.
higo:~$
Jika seorang user tidak mempunyai hak atau memasukkan password yang keliru maka
akan tampil pesan :
login: aku
Password:
Login incorrect
3. passwd
Fungsi : Untuk membuat atau mengubah kata sandi
$ passwd
Changing password for syarif
Enter old password:
Enter new password:
The password must have at least 6 characters, try again.
Enter new password:
Keterangan :
Seperti uraian keterangan di password, bila pertama kali log in ke sistem UNIX, harus
dibuat kata sandi untuk diri sendiri. Harus dipikirkan suatu urutan huruf dan angka
yang lebih panjang dari 6 karakter untuk kata sandi tersebut. Program password
meminta pengetikan kata sandi sebanyak 2 kali. Bila ternyata kedua ketikan bukan
Perintah Dasar Linux 11
Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS
Iwan Syarif & Ferry AS
kata yang sama, akan diberikan kesempatan sekali lagi. Sekali diterapkan sebuah
sandi, maka tidak dapat log in tanpa memberitahukannya pada UNIX, oleh karena itu
password jangan sampai terlupa.
4. who
Fungsi : untuk mengetahui daftar pemakai yang sedang aktif (login)
$ who
root tty1 Nov 19 15:34
sulis ttyp1 Nov 23 14:34 (:0.0)
syarif ttyp2 Nov 23 15:44 (10.252.1.201)
Keterangan : perintah who akan memberikan daftar pemakai yang baru saja log in
dengan menunjukkan nama pemakai, terminal ID, dan waktu masing-masing log in.
5. finger
Fungsi : finger mempunyai kegunaan hampir sama dengan who, h anya saja finger
menyediakan informasi identitas user yang lebih lengkap dari ada who.
Contoh perbedaan pemakaian who dan finger
$ who
nanang ttyp1 Nov 26 14:59 (:0.0)
nanang ttyp2 Nov 26 16:18 (:0.0)
sulis ttyp3 Nov 26 17:03 (surat.eepis-its.)
syarif ttyp4 Nov 26 18:01 (10.252.1.201)
$ finger
Login Name Tty Idle Login Time
nanang Nanang Syahroni p1 2:17 Nov 26 14:59 (:0.0)
nanang Nanang Syahroni p2 2:11 Nov 26 16:18 (:0.0)
sulis Sulistyo Mahargyo.B p3 1 Nov 26 17:03 (surat.eepis-its.)
syarif Iwan Syarif p4 Nov 26 18:01 (10.252.1.201)
6. logout
Fungsi : Untuk keluar dari sistem
Keterangan : bila pemakai akan mengakhiri penggunaan terminal sebaiknya
menjalankan perintah ini, agar hak akses pada log in-nya tidak disalahgunakan oleh
orang lain yang tidak berhak.
7. exit
Fungsi : Untuk keluar dari sistem
Keterangan : sama dengan perintah log out.
8. whoami
Fungsi : untuk mengetahui siapa user yang sedang login di suatu komputer / terminal
Keterangan : digunakan bila anda menemukan terminal yang belum logout atau exit
dan ingin mengetahui milik siapa terminal tersebut diaktifkan.
9. date
Fungsi : Menunjukkan atau mengatur tanggal
Perintah Dasar Linux 12
Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS
Iwan Syarif & Ferry AS
$ date
Mon Nov 23 15:55:04 JVT 1998
Keterangan : Melaporkan atau mengatur tanggal dan waktu sistem. Bila tidak ada
argumen yang ditentukan, akan dilaporkan tanggal dan waktu sekarang.
10. cal
Fungsi : mencetak kalender mulai tahun 0000 s/d 9999
$ cal
November 1998
Su Mo Tu We Th Fr Sa
1234567
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30
Keterangan : membuat kalender bulan dan tahun yang ditentukan. Bila bulan tidak
disertakan, maka dibuat kalender untuk 1 tahun.
11. ls
Fungsi : menampilkan daftar file dalam directory aktif.
Keterangan : Perintah ini akan menampilkan informasi mengenai directory dan file.
Bentuk sederhana perintah ls akan menampilkan hanya nama file. Bentuk panjang
ditandai dengan menggunakan option –1, yang akan menampilkan nama- nama file
beserta informasi untuk setiap file yang ditampilkan.
Option-option yang disediakan :
-a tampilkan semua file di directory termasuk isian.
-o tampilkan hanya nama directory
-g cetak ID kelompok hanya untuk bentuk panjang
-I cetak nomor untuk seti p pemakai
a
-l tampilkan seluruh file secara lengkap
-o cetak ID pemakai (bila pemakai –1)
-r ubah urutan pengaturan nama file yang telah disusun
-t atur nama file berdasarkan waktu modifikasi terakhir, tidak berdasarkan nama
-o atur nama file berdasarkan waktu akses terakhir
Untuk option nama, bila “nama” merupakan sebuah directory, perintah itu mencetak
informasi yang diminta dengan pilihan (option) bagi semua file dalam directory. Bila
“nama” sebuah file, maka hanya informasi file bersangkutan yang dicetak.
Perintah Dasar Linux 13
Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS
Iwan Syarif & Ferry AS
Perbandingan perinta dir pada DOS dan perintah ls pada UNIX
Perintah DOS Perintah UNIX Keterangan
Dir ls –l Melihat daftar file secara detil
Dir/w Ls Melihat daftar file secara melebar
Dir/p ls | more Melihat daftar file per halaman
Dir a*.* ls a*.* Melihat file dengan nama depan a
Dir > prn ls > lpr Mencetak daftar file ke printer
Dir > file1.txt ls > file1.txt Menyimpan daftar file ke “file1.txt”
Bentuk tampilan perintah ls
$ ls -l
-rw-r--r-- 1 syarif users 981 Sep 2 08:34 PIC22370.PCX
-rw-r--r-- 1 syarif users 981 Sep 2 08:33 PIC27480.PCX
-rw-r--r-- 1 syarif users 66091 Aug 12 12:14 bufferm.pdf
-rw-r--r-- 1 syarif users 171 Nov 23 19:51 coba1
-rw-r--r-- 1 syarif users 177 Nov 23 19:51 coba2
-rw-r--r-- 1 syarif users 171 Nov 23 19:52 coba3
drwx ------ 2 syarif users 1024 Nov 19 11:55 nsmail/
drwx ------ 2 syarif users 1024 Aug 12 11:34 syarif/
drwxr-xr-x 2 syarif users 1024 Aug 13 12:57 tmp/
-rw-r--r-- 1 syarif users 24093 Aug 12 12:17 tut1.1998.ps
-rw-r--r-- 1 syarif users 58527 Aug 12 12:15 tut1_2.pdf
-rw-r--r-- 1 syarif users 15687 Aug 12 12:17 tut2.1998.ps
-rw-r--r-- 1 syarif users 17984 Aug 12 12:18 tut3.1998.ps
$
Perintah ls –l sama dengan perintah dir pada DOS (seperti terlihat di atas), sedangkan
perintah ls sama dengan perintah dir/w (seperti terlihat di bawah ini)
$ ls
PIC22370.PCX dbms1.pdf nsmail/ tut1.1998.ps
PIC27480.PCX dead.letter prakt_1.c tut1_2.pdf
bufferm.pdf introduction.pdf server.c* tut2.1998.ps
client.c lpr syarif/ tut3.1998.ps
12. chmod
Fungsi : mengubah proteksi file
Format : chmod bilangan nama file
$ ls -l c*
-rw------- 1 syarif users 5935104 Aug 27 13:59 core
$ chmod 777 core
$ ls -l c*
-rwxrwxrwx 1 syarif users 5935104 Aug 27 13:59 core*
Perintah Dasar Linux 14
Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS
Iwan Syarif & Ferry AS
13. clear
Fungsi : bersihkan layar, (sama dengan perintah CLS di DOS)
Format : clear
14. cmp
Fungsi : bandingkan file1 dan file2 serta laporkan perbedaannya.
Format : cmp file1 dan file2
Keterangan : perintah ini tidak akan melaporkan apa-apa jika file tersebut identik
(sama persis), tetapi jika ada perbedaan maka akan dilaporkan seperti berikut ini :
$ cmp coba1 coba2
coba1 coba2 differ: char 45, line 5
artinya file coba1 mempunyai perbedaan dengan file coba2 pada posisi 45 baris ke-5
15. cp
Fungsi : copy file1 menjadi file2
Format :
$ cp file1 file2 ---- mengcopy file1 ke file2
$ cp coba3 /home/syarif/nsmail ---- mengcopy file coba3 ke direktori lain
Keterangan : cp akan meng-copy satu file ke file lain atau meng-copy satu file atau
lebih, ke sebuah direktory.
16. rm
Fungsi : menghapus file
Format : rm nama-file
Perintah DOS Perintah UNIX Keterangan
Del file1 rm –l Menghapus file1
Del a*.* rm a*.* Menghapus file dengan nama depan a
Del file1 rm file coba.txt buku.sam Menghapus banyak file sekaligus
Del coba.txt
Del buku.sam
17. mv
Fungsi : memindahkan file1 menjadi file2
Format : mv file1 file2
$ mv file1 file2 ---- mengcopy file1 ke file2
$ mv coba3 /home/syarif/nsmail ---- mengcopy file coba3 ke direktori lain
Keterangan : mv akan memindahkan satu file ke file lain atau memindahkan satu file
atau lebih, ke sebuah direktori
Perintah Dasar Linux 15
Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS
Iwan Syarif & Ferry AS
18. cat
Fungsi : menampilkan isi sebuah file (sama dengan perintah TYPE pada DOS)
Cat berfungsi untuk mencetak ke layar monitor isi dari sebuah file text. Jika yang
file dililihat menggunakan perintah ini bukan file text maka akan keluar karakter-
karakter aneh pada layar.. Untuk menghindari tercetaknya karakter-karakter aneh
tersebut dapat digunakan perintah cat –v
$ cat server.c
#include
main(argc,argv)
int argc;
char *argv[];
{
if(argc < 2){
fprintf(stderr, "Give me an argument, please. \n");
exit(1);
}
19. more
Fungsi : menampilkan isi text file per layar
Format : more nama file
Contoh :
$ more server.c -----à menampilkan isi fike server.c
#include
#include
{
struct sockaddr_in server;
static char buf[512], *mes = "I am fine !";
if(argc < 2){
fprintf(stderr, "Give me an argument, please. \n");
exit(1);
}
--More --(33%)
Keterangan : more menampilkan isi file dari titik tertentu kemudian menampilkan
sisa file pada CRT sebanyak satu halaman setiap kali. Setiap layar CRT penuh maka
penampilan file akan berhenti dan menunggu kita mengetikkan sebuah karakter atau
return.
Perintah Dasar Linux 16
Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS
Iwan Syarif & Ferry AS
20. head
Fungsi : perintah head digunakan untuk menampilkan 10 baris pertama dari suatu file
teks. Jika ingin menampilkan hanya 4 baris pertama maka digunakan perintah :
$ head –4 coba.txt
commands common to all logins
export OPENWINHOME=/usr/openwin
export MINICOM="-c on"
export win/man
21. tail
Fungsi : perintah tail digunakan untuk menampilkan 10 baris terakhira dari suatu file
teks. Jika ingin menampilkan hanya 3 baris pertama maka digunakan perintah :
$ tail –3 coba.txt
-rw-r--r-- 1 syarif users 58527 Aug 12 12:15 tut1_2.pdf
-rw-r--r-- 1 syarif users 15687 Aug 12 12:17 tut2.1998.ps
-rw-r--r-- 1 syarif users 17984 Aug 12 12:18 tut3.1998.ps
22. history
Fungsi : mencetak perintah-perintah sebelumnya
$ history|more
1 netscape
2 bg
3 ls -l
4 cd syarif
5 ls -l
6 ls -al
7 cd
8 cd
Tidak semua versi UNIX menyediakan perintah ini. Perintah history ini dapat
digunakan untuk mengingat kembali perintah-perintah yang dijalankan sebelumnya.
Perintah ini juga dapat digunakan untuk menjalankan lagi suatu perintah tanpa
mengetik ulang.
Sistem operasi DOS juga menyediakan fasilitas ini yaitu perintah DOSKEY.COM
23. wc
Fungsi : menghitung jumlah kata, jumlah baris dan jumlah karakter dalam suatu file
Format : wc nama-file
Contoh :
$ wc lpr
15 15 165 lpr -----à file lpr terdiri atas 13 baris,
15 kata dan 165 karakter
24. alias
Fungsi : untuk mengganti nama perintah
Perintah Dasar Linux 17
Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS
Iwan Syarif & Ferry AS
Dengan menggunakan fasilitas ini, seorang user dapat mendefinisikan perintah UNIX
dengan perintah lain yang mudah diingat. Fasilitas ini juga sangat menguntungkan
bagi pemakai DOS karena bisa mengaliaskan perintah-perintah UNIX dengan
perintah-perintah DOS. Perintah alias hanya ada di C Shell dan tidak dijumpai pada
Bourne Shell.
Contoh :
> alias dir/w ls ---- perintah ls dialiskan menjadi dir/w
> dir/w ---- setelah itu perintah dir/w dikenali sebagai ls
PIC22370.PCX dbms1.pdf output tut1_2.pdf
PIC27480.PCX dead.letter profile tut2.1998.ps
bufferm.pdf introduction.pdf syarif tut3.1998.ps
coba.txt lpr tmp
daadstip.pdf nsmail tut1.1998.ps
Perintah alias juga dapat digunakan untuk menyingkat perintah.
> alias h history ---- perintah history disingkat menjadi h
>h
1 19:30 dirp
2 19:30 alias dir/p ls
3 19:30 dir/p
4 19:30 dir/w ls -l
Untuk membatalkan perintah alias digunakan peritah unalias
> unalias h history ---- peritah alias h dibatalkan
>h ---- memanggil perintah h
h: Command not found. --- perintah h sudah tidak dikenali
25. man
Fungsi : singkatan dari manual yaitu untuk menampilkan informasi bantu untuk
semua perintah UNIX. Perintah ini sangat bermanfaat bagi setiap pemakai UNIX
karena dapat membantu mengingat kembali perintah-perintah UNIX.
Format : man nama-perintah
Contoh :
$ man who
WHO(1L)
NAME
who - show who is logged on
SYNOPSIS
who [-imqsuwHT] [--count] [--idle] [--heading] [--help]
DESCRIPTION
This manual page documents the GNU version of who. If
Perintah Dasar Linux 18
Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS
Iwan Syarif & Ferry AS
given no non-option arguments, who prints the following
information for each user currently logged
26. grep
Fungsi : mencari isi suatu file di sembarang directory
Format : grep –n ‘nama-file’ di-direktori
Keterangan : grep akan mencari suatu variable dalam suatu baris tertentu, di dalam
sembarang direktori pad a semua file. Grep sangat berguna untuk menemukan kata
tertentu dalam beberapa dokumen atau mencari adanya sebuah variable dalam
sekelompok program. Misalnya : grep –n ‘shutdown’ /etc/*
Contoh :
$ grep main *.c mencari kata main pada semua file *.c
client.c:main(argc,argv) menampilkan kata-kata yang ditemukan
mumt.c:main()
prakt_1.c:main(argc,argv)
server.c:main(argc,argv
gunakan option –n untuk menampilkan nomer baris.
$ grep -n exit server.c
21: exit(1);
36: exit(1);
58: exit(1);
27. mkdir
Fungsi : membuat direktori
Format : mkdir nama-direktori
Keterangan : di DOS peritahnya adalah MD (make directory)
~$ mkdir coba1 coba2 coba3 (membuat 3 direktori sekaligus)
28. rmdir
Fungsi : menghapus direktori
Format : rmdir nama-direktori
Keterangan : di DOS peritahnya adalah RD (remove directory)
~$ rmdir coba1 coba2 coba3 (menghapus 3 direktori sekaligus)
jika directory yang dihapus tidak ada maka akan ditampilkan pesan
Perintah Dasar Linux 19
Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS
Iwan Syarif & Ferry AS
SISTEM FILE DAN DIRECTORY
Perintah-perintah UNIX yang berhubungan de ngan file dan directory sebagai
berikut :
1. pwd
fungsi : menunjukkan directory aktif
keterangan : Perintah ini singkatan dari “print working directory”. Seorang pemakai
selalu berhubungan dengan sebuah directory kerja, yang ada kalanya pemakai
tersebut tersesat sampai jauh, maka perintah ini bermanfaat untuk mengetahui posisi
pemakai dalam suatu directory.
2. cd [nama]
Fungsi : mengubah directory
Keterangan : Membawa pemakai ke directory kerja baru. Bila nama directory tidak
ditentukan, cd mengatur supaya directory kerja berada pada home directory pemakai.
3. ls [options] nama
Fungsi : menampilkan daftar file dalam directory aktif.
Keterangan :
Perintah ini akan menampilkan informasi mengenai directory dan file. Bentuk
sederhana perintah ls akan menampilkan h anya nama file. Bentuk panjang ditandai
dengan menggunakan option –1, yang akan menampilkan nama-nama file beserta
informasi untuk setiap file yang ditampilkan.
PROTEKSI FILE DAN SEKURITI PADA UNIX
Masalah keamanan data amatlah penting dalam bidang teknologi informasi.
UNIX dalam hal ini jauh lebih unggul dari pada DOS yang tidak menyediakan
fasilitas ini. DOS hanya mempunyai fasilitas ATTRIBUT dengan pilihan Read Only
dan Hidden. DOS hanya menyediakan fasilitas untuk untuk menyembunyikan file
(hidden) dan memproteksi file (read-only) agar tidak dapat dihapus atau dimodifikasi.
Sedangkan fasilitas kepemilikan file tidak disediakan.
UNIX menyediakan sekuriti yang sangat baik sekali. Tiap-tiap file pada UNIX
mempunyai tingkat sekuriti sendiri seperti terlihat pada tulisan di bawah ini:
$ ls -l
-rw-r--r-- 1 syarif users 66091 Aug 12 12:14 bufferm.pdf
-rw-r--r-- 1 syarif users 171 Nov 23 19:51 coba1
-rw-r--r-- 1 syarif users 177 Nov 23 19:51 coba2
-rw-r--r-- 1 syarif users 171 Nov 23 19:52 coba3
drwx------ 2 syarif users 1024 Nov 19 11:55 nsmail/
drwx------ 2 syarif users 1024 Aug 12 11:34 syarif/
drwxr-xr-x 2 syarif users 1024 Aug 13 12:57 tmp/
Perintah Dasar Linux 20
Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS
Iwan Syarif & Ferry AS
Mode File Nama file
Ukuran File
Nama user
Indikator Tanggal & jam pembuatan
Nama group
Direktori
Kalau dibandingkan dengan DOS, tampilan direktori di atas sedikit berbeda.
Selain nama file, ukuran file, tanggal dan jam pembuatan, juga ada tambahan
informasi berupa nama user, nama group dan mode file.
Untuk keterangan kolom directory indicator adalah merupakan informasi untuk
file yang ditampilkan bahwa nama yang ditampilkan adalah sebuah sub directory.
Kolom kedua menunjukkkan hak akses bagi sekelompok atau hanya untuk satu
pemakai itu sendiri, penjelasan selengkapnya sebagai berikut :
-rwx r-x - -x
Ijin akses bagi pemilik file (read, write, eksekusi)
Ijin akses bagi user yang yang termasuk dalam
satu group dengan pemilik file (read & eksekusi)
User lain hanya dapat mengeksekusi program,
tetapi tidak dapat membaca dan memod ifikasi
file tsb.
Arti dari karakter rwx, r (read) menyatakan ijin untuk membaca file, w (write)
menyatakan ijin untuk menulis (memodifikasi), merubah maupun menghapus, dan x
(execute) menyatakan ijin untuk menjalankan program. Karakter pada posisi
bersangkutan menunjukkan bahwa ijin telah dicabut.
MENGUBAH IJIN AKSES
Ijin akses terhadap file atau suatu directory dapat diubah-ubah dengan perintah
chmod, yang bentuk perintahnya sebagai berikut :
chmod modus nama file [who] operasi ijin
Fungsi : merubah ijin akses
Keterangan :
Mengubah modus (file protection bits) sebuah file. Modus file adalah susunan bit
dalam isi directory file yang menentukan siapa yang mendapat ijin untuk membaca,
Perintah Dasar Linux 21
Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS
Iwan Syarif & Ferry AS
menulis, mengerjakan file. Hanya pemilik file atau super user yang boleh mengubah
modusnya.
Bentuk pertama menggunakan bilangan oktal untuk mengatur modus. Yang kedua
mnggunakan simbol untuk menentukan modus baru.
Argumen : Pembacaan, penulisan dan pengerjaan file menginginkan bit ditentukan
dalam bentuk bilangan oktal. Bilangan oktal terdiri atas 4 digit. Most significant
digit berisi bit untuk mengontrol pengerjaan, digit berikut mempunyai bit, bit ijin
pemilik, digit berikutnya mempunyai bit ijin kelompok dan least significant digit
mengandung bit ijin umum.
Bilangan oktal diperoleh dengan logic 0E dengan bit berikut :
4000 menentukan ID pemilik pada pengerjaan
2000 menentukan ID kelompok pada pengerjaan
1000 meninggalkan program dalam memori
0400 ijin membaca (Read) untuk pemakai
0200 ijin menulis (Write) untuk pemakai
0100 ijin mengerjakan (eXsekusi) untuk pemakai
0040 ijin membaca (Read) untuk anggota kelompok group
0020 ijin menulis untuk anggota kelompok
0010 ijin mengerjakan untuk anggota kelompok
0004 ijin membaca untuk orang lain
0002 ijin menulis untuk orang lain
0001 ijin mengerjakan untuk orang lain
who menentukan untuk siapa ijin diberikan
+ kombinasi 3 huruf,”o”,”g” dan “u” atau huruf tunggal “a”.
Default dari who ini adalah “a”.
a (all) semua
g (graoup) kelompok
u (user) pemakai
+ menambah ijin
- menghapus ijin
ijin r membaca
w menulis
x membaca
s mengatur ID pemilik/kelompok
t jangan menukar
Contoh mengubah mode file
$ ls -l coba
-rw-r--r-- 1 syarif users 206 Nov 26 13:17 coba (kondisi mula- mula)
$ chmod 777 coba (ubah mode file)
$ ls -l coba
-rwxrwxrwx 1 syarif users 206 Nov 26 13:17 coba* (mode di set 777)
Perintah Dasar Linux 22
Praktikum Jaringan Komputer – PENS ITS
Iwan Syarif & Ferry AS
$ chmod 700 coba (ubah mode lagi)
$ ls -l coba
-rwx------ 1 syarif users 206 Nov 26 13:17 coba* (mode di set 700)
$ chmod 751 coba (ubah mode file)
$ ls -l coba
-rwxr-x--x 1 syarif users 206 Nov 26 13:17 coba* (mode di set 751)
$ chmod 000 coba (ubah mode file)
$ ls -l coba
--- --- --- 1 syarif users 206 Nov 26 13:17 coba* (mode di set 000)
$ chmod a+x coba (ubah mode file)
$ ls -l coba
---x--x--x 1 syarif users 206 Nov 26 13:17 coba* (mode di set 751)
$ chmod u+rwx coba (ubah mode file)
$ ls -l coba
-rwxr-x--x 1 syarif users 206 Nov 26 13:17 coba* (user +r, +w, +x)
PERINTAH – PERINTAH LANJUTAN
1. Perintah Input-Output dan Proses Piping
Sama halnya dengan DOS, UNIX juga mampu mengenali beberapa karakter
khusus dalam suatu perintah. Yang pertama adalah karakter > yang digunakan untuk
menyalurkan standard output dari terminal ke sebuah file.
Contoh :
$ ls > output.txt -------- hasil dari perintah ls disimpan
ke sebuah file dengan nama output.txt
$ more output.txt -------- melihat isi file output.txt
dead.letter
introduction.pdf
nsmail/
output
syarif/
tmp/
tut1.1998.ps
tut2.1998.ps
Dengan perintah di atas sebuah file baru dengan nama ‘output.txt’ akan terbentuk
dan isi dari file tersebut adalah hasil dari perintah ls.
SO
System Operasi
Nama : Sandy Eko Putro
Nim : 2007420034
Tgs 1
FILE SYSTEM
Sistem berkas (Inggris:File System) adalah metoda untuk memberi nama pada berkas dan meletakkannya pada media penyimpanan.Semua sistem operasi mulai dari DOS, Windows, Macintosh dan turunan UNIX memiliki Sistem berkas sendiri untuk meletakkan file dalam sebuah struktur hirarki. Contoh dari sistem berkas termasuk di dalamnya FAT, NTFS, HFS dan HFS+, ext2, ext3, ISO 9660, ODS-5, dan UDF. Beberapa sistem berkas antara lain juga journaling file system atau versioning file system.
Sistem berkas juga menentukan konvensi penamaan berkas dan peletakan berkas pada stuktur direktori.Berkas komputer atau berkas (Inggris: file) adalah entitas dari data yang disimpan di dalam sistem berkas yang dapat diakses dan diatur oleh pengguna. Sebuah berkas memiliki nama yang unik dalam direktori di mana ia berada. Alamat direktori dimana suatu berkas ditempatkan diistilahkan dengan path.
Sistem berkas akan memberikan sebuah nama terhadap sebuah berkas agar dapat dikelola dengan mudah. Meski oleh sistem berkas penamaan dilakukan dengan menggunakan angka-angka biner, sistem operasi dapat menerjemahkan angka-angka biner tersebut menjadi karakter yang mudah dipahami.Sebuah berkas berisi aliran data (atau data stream) yang berisi sekumpulan data yang saling berkaitan serta atribut berkas (yang bersifat wajib atau opsional), yang kadang-kadang disebut properties yang berisi informasi yang berkaitan dengan berkas yang bersangkutan. Informasi mengenai kapan sebuah berkas dibuat adalah contoh dari atribut berkas.
Ukuran sebuah berkas umumnya direpresentasikan dalam satuan byte (bita). Jika bilangan terlalu besar untuk direpresentasikan dalam satuan byte, maka dapat menggunakan satuan KiB (Kibibyte, yang berarti 1,024 byte), MiB (Mebibyte, yang berarti 1,048,576 byte), GiB (Gibibyte, yang berarti 1,073,741,824 byte), dan TiB (Tebibyte, yang berarti 1,099,511,627,776 byte), selain tentunya menggunakan satuan KB (kilobyte, yang berarti 1,000 byte), MB (Megabyte, yang berarti 1,000,000 byte), GB (Gigabyte, yang berarti 1,000,000,000 byte), dan TB (Terabyte, yang berarti 1,000,000,000,000 byte).
* Ukuran berkas
Dalam mekanisme penyimpanan berkas, komputer akan menyimpan berkas dalam dua jenis ukuran: ukuran fisik dan ukuran logis. Ukuran fisik berkas merujuk kepada ukuran aktual dari berkas, yakni berapa banyak byte yang terdapat di dalam berkas. Sementara ukuran logis merujuk kepada jumlah ruangan yang dialokasikan oleh sistem berkas untuk menempatkan berkas yang bersangkutan di dalam media penyimpanan. Ukuran berkas fisik umumnya lebih besar dibandingkan dengan ukuran berkas logisnya. Sebagai contoh, untuk mengalokasikan berkas berukuran logis 5125 byte, dalam sebuah media penyimpanan yang diformat dengan sistem berkas yang menggunakan ukuran unit alokasi 4096 byte, komputer akan mengalokasikan dua buah unit alokasi, yang berukuran 4096 dan 4096, sehingga menghabiskan 8192 byte. Meski ukuran logis berkas tersebut 5125 byte, komputer mengalokasikan 8192 byte, membuat 3067 byte tidak digunakan (disebut sebagai wasted space atau slack space).
* Manajemen berkas
Contoh dari manajer berkas: MS-DOS Shell
Contoh dari manajer berkas: MS-DOS Shell
Berkas komputer secara fisik dapat diatur oleh sistem berkas yang digunakan oleh media penyimpanan di mana berkas disimpan. Secara logis, pengguna membutuhkan sebuah utilitas untuk melakukan manajemen berkas, yang sering disebut sebagai "File Manager", atau manajer berkas. Contoh dari file manager adalah Windows Explorer dalam sistem operasi Windows, Norton Commander, Konqueror (dalam KDE), Nautilus (dalam GNOME), Midnight Commander, dan DOS Shell (dalam sistem operasi DOS).
NTFS
NTFS atau Windows NT File System, merupakan sebuah sistem berkas yang dibekalkan oleh Microsoft dalam keluarga sistem operasi Windows NT, yang terdiri dari Windows NT 3.x (NT 3.1, NT 3.50, NT 3.51), Windows NT 4.x (NT 4.0 dengan semua service pack miliknya), Windows NT 5.x (Windows 2000, Windows XP, dan Windows Server 2003), serta Windows NT 6.x (Windows Vista).
Sistem berkas NTFS memiliki sebuah desain yang sederhana tapi memiliki kemampuan yang lebih dibandingkan keluarga sistem berkas FAT. NTFS menawarkan beberapa fitur yang dibutuhkan dalam sebuah lingkungan yang terdistribusi, seperti halnya pengaturan akses (access control) siapa saja yang berhak mengakses sebuah berkas atau direktori, penetapan kuota berapa banyak setiap pengguna dapat menggunakan kapasitas hard disk, fitur enkripsi, serta toleransi terhadap kesalahan (fault tolerance). Fitur-fitur standar sebuah sistem berkas, seperti halnya directory hashing, directory caching, penggunaan atribut direktori, dan atribut berkas tentu saja telah dimiliki oleh NTFS. Bahkan, Microsoft telah menambahkan kemampuan yang hebat ke dalam NTFS agar memiliki kinerja yang tinggi, lebih tinggi daripada sistem berkas yang sebelumnya semacam HPFS atau FAT, khususnya pada ukuran volume yang besar, tetapi juga tetap mempertahankan kemudahan pengoperasiannya. Salah satu keunggulan NTFS dibandingkan dengan sistem berkas lainnya adalah bahwa NTFS bersifat extensible (dapat diperluas) dengan menambahkan sebuah fungsi yang baru di dalam sistem operasi, tanpa harus merombak desain secara keseluruhan (perombakan mungkin dilakukan, tapi tidak secara signifikan).
Bagian berikut akan memberikan informasi sedikit mengenai beberapa fitur NTFS:
* NTFS dapat mengatur kuota volume untuk setiap pengguna (dalam NTFS disebut dengan Disk Quota).
* NTFS mendukung sistem berkas terenkripsi secara transparan dengan menggunakan jenis beberapa jenis algoritma enkripsi yang umum digunakan.
* NTFS mendukung kompresi data transparan yang, meskipun tidak memiliki rasio yang besar, dapat digunakan untuk menghemat penggunaan ruangan hard disk. Selain itu, NTFS mendukung pembuatan berkas dengan atribut sparse (berkas yang berisi banyak area kosong di dalam datanya) yang umumnya dibutuhkan oleh aplikasi-aplikasi ilmiah.
* NTFS mendukung hard link (tautan keras) serta symbolic link (tautan simbolis) seperti halnya sistem berkas dalam sistem operasi keluarga UNIX, meskipun dalam NTFS, implementasinya lebih sederhana. Fitur symbolic link dalam NTFS diimplementasikan dengan menggunakan Reparse Point yang awalnya hanya dapat diterapkan terhadap direktori. Windows Vista mengizinkan penggunaan symbolic link terhadap berkas.
* NTFS mendukung penamaan berkas dengan metode pengodean Unicode (16-bit UCS2) hingga 255 karakter. Berbeda dengan sistem berkas FAT yang masih menggunakan pengodean ANSI (8-bit ASCII) dan hanya berorientasi pada format 8.3. Penggunaan nama panjang dalam sistem berkas FAT akan menghabiskan lebih dari dua entri direktori. Tabel di bawah ini menyebutkan karakteristik perbandingan antara NTFS dengan sistem berkas FAT32 dan FAT16.
* NTFS memiliki fitur untuk menampung lebih dari satu buah ruangan data dalam sebuah berkas. Fitur ini disebut dengan alternate data stream.
Selama 16 tahun perkembangan Windows NT (1991-2007), NTFS telah beberapa kali mengalami perbaikan fungsi dan fitur. Meskipun terjadi beberapa kali perbaikan fungsi dan fitur, antar setiap versi tersebut masih terdapat kompatibilitas yang sangat dibutuhkan oleh sistem-sistem lama. Berikut ini adalah beberapa versi NTFS:
* NTFS versi 1.0 merupakan versi yang datang bersama dengan Windows NT 3.1. Versi ini menawarkan fungsi yang sangat dasar, tetapi sudah jauh lebih baik dibandingkan dengan sistem berkas FAT yang saat itu telah digunakan.
* NTFS versi 1.1 merupakan versi yang datang bersama dengan Windows NT 3.50. Versi ini menambahkan dukungan terhadap pengaturan akses secara diskrit (discretionary access control).
* NTFS versi 1.2 merupakan versi yang datang bersama dengan Windows NT 4.0. Versi ini menambahkan dukungan terhadap auditing setiap berkas dan juga kompresi transparan.
* NTFS versi 2.0 tidak dirilis secara umum, karena berbagai kendala yang dialaminya, yang tidak diumumkan oleh Microsoft (Microsoft menggagalkan proyek NTFS versi 2.0, dan langsung menginjak NTFS versi 3.0, mengingat banyaknya fitur yang ditambahkan ke dalam versi 3.0).
* NTFS versi 3.0 merupakan versi yang datang bersama dengan Windows 2000. Versi ini menawarkan banyak peningkatan dibandingkan dengan versi sebelumnya. Di antaranya adalah penetapan kuota kepada setiap pengguna, Encrypting File System (EFS), sistem keamanan yang dapat diatur dari server pusat, fitur indeksasi terhadap properti dan isi setiap berkas, dan lain-lain. Selain itu, versi 3.0 juga menawarkan dukungan kepada struktur selain MBR (Master Boot Record), yakni GPT (GUID Partition Table) dan LDM (Logical Disk Management).
* NTFS versi 3.1 merupakan versi yang datang bersama dengan Windows XP Service Pack 1 dan Windows Server 2003. Versi ini menawarkan perbaikan yang minor yang terjadi dalam versi sebelumnya (khususnya di bidang performa), dan juga penggantian algoritma enkripsi yang digunakan oleh EFS dari DESX atau 3DES menjadi AES-256.Meskipun memiliki keunggulan dibandingkan dengan sistem berkas FAT, desain internal NTFS sebenarnya didasarkan pada struktur disk berbasis Master Boot Record, sama seperti halnya sistem berkas FAT16 atau FAT32. Dengan menggunakan struktur yang didasarkan atas penggunaan MBR untuk mengolah semua berkas yang dapat disimpan di dalam sebuah disk, maka perpindahan atau migrasi dari sistem berkas FAT menuju NTFS pun mudah dilakukan: hanya mengubah beberapa komponen sistem FAT menjadi NTFS saja. Selain itu, struktur MBR merupakan salah satu cara pengalokasian berkas-berkas dalam hard disk yang sangat populer dan paling umum digunakan, karena skema pengalokasian disk dengan MBR digunakan pada platform Intel x86. Ada lima buah program yang dapat digunakan untuk membuat sebuah volume NTFS, yaitu Disk Administrator (pada Windows NT 3.1, Windows NT 3.5 dan Windows NT 3.51, Disk Management snap-in (pada versi keluarga Windows NT 5.x), serta tiga buah utilitas yang berbasis command-line yaitu format.com (pada semua versi Windows NT), utilitas diskpart.exe, dan utilitas convert.exe.
Sistem berkas FAT atau FAT File System adalah sebuah sistem berkas yang menggunakan struktur tabel alokasi berkas sebagai cara dirinya beroperasi. Untuk penyingkatan, umumnya orang menyebut sistem berkas FAT sebagai FAT saja. Kata FAT sendiri adalah singkatan dari File Allocation Table, yang jika diterjemahkan secara bebas ke dalam Bahasa Indonesia menjadi Tabel Alokasi Berkas. Sistem berkas ini digunakan oleh sistem operasi MS-DOS (hanya versi FAT12 dan FAT16), Windows (hampir semua versi Windows; untuk versi FAT yang didukung olehnya lihat pada bagian versi), GNU/Linux, dan masih banyak sistem operasi lainnya yang juga mendukung termasuk Macintosh OS/X.
Ada beberapa versi dari sistem berkas FAT, yang dibedakan dari berapa banyak unit alokasi yang didukungya, yakni sebagai berikut:
* FAT12
* FAT16
* FAT32
FAT16
FAT16 adalah sistem berkas yang menggunakan unit alokasi yang memiliki batas hingga 16-bit, sehingga dapat menyimpan hingga 216 unit alokasi (65536 buah). Sistem berkas ini memiliki batas kapasitas hingga ukuran 4 Gigabyte saja. Ukuran unit alokasi yang digunakan oleh FAT16 bergantung pada kapasitas partisi yang hendak diformat: jika ukuran partisi kurang dari 16 Megabyte, maka Windows akan menggunakan sistem berkas FAT12, dan jika ukuran partisi lebih besar dari 16 Megabyte, maka Windows akan menggunakan sistem berkas FAT16. Tabel berikut berisi informasi sistem operasi apa saja yang mendukung sistem berkas FAT16.
FAT32
FAT32 adalah versi sistem berkas FAT yang paling baru, yang diperkenalkan ketika Microsoft merilis Windows 95 OEM Service Release 2 (Windows 95 OSR2).
Karena menggunakan tabel alokasi berkas yang besar (32-bit), FAT32 secara teoritis mampu mengalamati hingga 232 unit alokasi (4294967296 buah). Meskipun demikian, dalam implementasinya, jumlah unit alokasi yang dapat dialamati oleh FAT32 adalah 228 (268435456 buah). Ukuran unit alokasi maksimum dapat mencapai 32768 byte (64 sektor), sehingga secara teoritis dapat mengalamati 8 terabytes (8192 Gigabytes), meski tidak disarankan. Selain itu, program instalasi beberapa keluarga sistem operasi Windows NT 5.x ke atas hanya mengizinkan pembuatan partisi FAT32 hingga 32 Gigabyte (jika partisi lebih besar dari 32 GB, maka program instalasi Windows hanya menyediakan sistem berkas NTFS). Dalam instalasi sistem operasi Windows NT 5.x ke atas, jika ukuran partisi di mana Windows diinstalasikan kurang dari 2 Gigabyte, program instalasi akan menggunakan sistem berkas FAT16; dan berlaku sebaliknya, jika partisi di mana Windows hendak diinstalasikan lebih dari 2 Gigabyte, program instalasi akan menggunakan sistem berkas FAT32.
Program pengonversi FAT16 menjadi FAT32 dalam sistem operasi Windows 98
Program pengonversi FAT16 menjadi FAT32 dalam sistem operasi Windows 98
FAT32 menggunakan ukuran unit alokasi yang lebih kecil dibandingkan dengan sistem berkas FAT12/FAT16, sehingga FAT32 lebih efisien ketika diaplikasikan pada partisi yang besar (ukurannya lebih besar dari pada 512 Megabyte). Penghematan yang dilakukan oleh FAT32 dibandingkan dengan FAT16/FAT12 kira-kira adalah 20% hingga 27%. Windows 98 memiliki utilitas yang dapat digunakan untuk mengonversi partisi FAT16 menjadi FAT32 tanpa kehilangan data.
Tabel alokasi berkas atau File Allocation Table merupakan sebuah tabel yang dipelihara di dalam hard disk atau media penyimpanan lainnya oleh sistem operasi yang bertindak sebagai "daftar isi media penyimpanan", yang menunjukan di mana direktori dan berkas disimpan di dalam disk.Ketika sebuah media penyimpanan diformat dengan menggunakan FAT, sistem berkas ini akan membuat sebuah tabel alokasi berkas yang disimpan pada lokasi yang dekat dengan permulaan media penyimpanan tersebut. Media penyimpanan yang dimaksud adalah media penyimpanan seperti sebuah hard disk, sebuah partisi dalam sebuah hard disk, atau media penyimpanan portabel. Selain membuat satu tabel alokasi berkas, sistem berkas tersebut juga membuat salinan dari sistem berkas tersebut, dan berada pada media penyimpanan yang sama. Jika salah satu salinan mengalami kerusakan, maka sistem berkas akan menggunakan salinan yang lain, dan mengganti tabel yang rusak tersebut dengan salinan yang masih baik (cara kerja ini disebut dengan FAT Mirroring, yang bekerja seperti layaknya RAID 1). Lokasi tabel alokasi berkas ditentukan di dalam sebuah area yang disebut dengan BIOS Parameter Block (BPB) dalam boot sector sebuah media penyimpanan yang menggunakan sistem berkas FAT.FAT16 akan membuat dua buah tabel alokasi berkas, yang diberi nama FAT1 dan FAT2. Tabel alokasi berkas akan diletakkan pada area tertentu, yakni pada lokasi yang berdekatan dengan boot sector. Dalam strukturnya, FAT16 membedakan antara direktori akar (root directory) dan direktori lainnya, karena memang desain FAT16 menentukan lokasi direktori akar pada lokasi yang spesifik, dan memiliki batasan jumlah entri yang dapat disimpan (hanya dapat menampung 512 entri).
Direktori akar pada sistem berkas FAT16 terdiri dari sebuah ukuran yang tetap dan diketahui, karena berkas-berkas sistem operasi biasanya langsung diletakkan segera setelah direktori akar tersebut. Lokasi yang diketahui untuk berkas-berkas sistem operasi ini mengizinkan sistem operasi DOS, OS/2, atau Windows NT untuk langsung memulai proses booting sistem operasi. Tetapi, keputusan desain ini juga membatasi jumlah file yang dapat ditampung di dalam sebuah direktori akar dari sebuah volume FAT16.
Entri-entri di dalam direktori akar dan juga sub-direktori tidak diurutkan sehingga proses pencarian terhadap berkas-berkas tertentu dapat memakan waktu yang lama, apalagi jika volume tersebut mengandung banyak berkas dalam sebuah direktori.Tabel alokasi berkas dan juga direktori akar selalu diletakkan pada awal sebuah volume, atau biasanya terletak pada lokasi track terluar dari sebuah disk. Entri-entri tersebut merupakan entri-entri yang sering sekali dibaca dari sebuah disk, utamanya pada sistem operasi yang mendukung multitasking, yang membutuhkan banyak pergerakan head hard disk yang lamban.
Sistem berkas FAT-16 menggunakan unit alokasi (atau cluster) sebagai unit terkecil bagaimana ia dapat menyimpan berkas. FAT-16 mendukung ukuran cluster dari 1 hingga 128 sektor. Selanjutnya, ada juga entri direktori yang menyediakan ruangan yang cukup untuk menampung berkas dengan nama berkas berformat 8.3 (delapan nama berkas plus tiga nama ekstensi). Entri direktori pada sistem berkas FAT-16 memiliki entri sebesar 32 byte untuk setiap berkas dan subdirektori yang dikandung oleh direktori tersebut.
Struktur organisasi dalam sistem berkas FAT16 tidaklah terlalu rumit rumit. Berkas-berkas akan diberikan lokasi yang pertama kali ditemukan oleh sistem berkas dalam sebuah partisi. Selanjutnya, sistem berkas akan memberikan nomor terhadap lokasi tersebut, yang disebut dengan cluster number, yang merupakan alamat lokasi cluster di mana berkas dimulai. Setiap cluster berisi penunjuk (pointer) terhadap cluster berikutnya untuk berkas yang sama, atau indikasi bahwa cluster yang bersangkutan merupakan akhir dari rangkaian cluster sebuah berkas yang ditandai dengan bilangan basis 16 (hexadecimal) 0xFFFF (FAT16), atau 0xFFF (FAT12). Sebagai contoh, pada sebuah berkas yang menggunakan 10 buah cluster, berkas tersebut akan memiliki 10 buah entri di dalam tabel alokasi file, dan juga 9 buah tautan terhadap tabel alokasi file tersebut, sedangkan 1 cluster terakhir berisi tanda bahwa ia adalah cluster terakhir, dan berisi bilangan 0xFFFF. Umumnya, struktur sistem berkas seperti ini disebut sebagai struktur linked-list.
EXT3
ext3 adalah filesystem ext2 versi journal, memiliki journal metadata untuk pemulihan sistem yang cepat dan juga beberapa tambahan modus journal seperti journal data terstruktur dan data penuh. ext3 menggunakan Htree index yang dapat meningkatkan performa pada hampir semua situasi. Pendek kata, ext3 adalah filesystem yang sangat bagus dan dapat dihandalkan.
SWAP
Swap merupakan sebuah Virtual Memory (memory bayangan), yang mempunyai fungsi sebagai memori tambahan untuk memori fisik (RAM) dikomputer kita. Di semua system operasi (termasuk Linux) memori mempunyai fungsi sebagai tempat untuk penyimpanan sementara berbagai macam modul dan driver-driver yang dibutuhkan untuk menjalankan suatu system operasi, yang sekaligus juga digunaka untuk menjalankan aplikasi-aplikasi yang kita jalankan, kekurangan dari memori fisik adalah kapasitasnya yang relatif kecil, sehingga terkadang system terasa lambat dikarenakan penggunaan memori fisik di system telah penuh terpakai, untuk mengatasi hal tersebut maka digunakanlah suatu metode yang dikenal dengan Virtual Memori, di sistem Linux memori bayangan ini biasanya merupakan suatu partisi di hardisk yang mempunyai tipe file sistem Linux Swap, akan tetapi sebenarnya di Linux kita bisa membuat ataupun menambahkan Virtual Memori tanpa mengubah partisi di hardisk yaitu dengan menggunakan file yang mempunyai ekstensi (jenis file).
Nama : Sandy Eko Putro
Nim : 2007420034
Tgs 1
FILE SYSTEM
Sistem berkas (Inggris:File System) adalah metoda untuk memberi nama pada berkas dan meletakkannya pada media penyimpanan.Semua sistem operasi mulai dari DOS, Windows, Macintosh dan turunan UNIX memiliki Sistem berkas sendiri untuk meletakkan file dalam sebuah struktur hirarki. Contoh dari sistem berkas termasuk di dalamnya FAT, NTFS, HFS dan HFS+, ext2, ext3, ISO 9660, ODS-5, dan UDF. Beberapa sistem berkas antara lain juga journaling file system atau versioning file system.
Sistem berkas juga menentukan konvensi penamaan berkas dan peletakan berkas pada stuktur direktori.Berkas komputer atau berkas (Inggris: file) adalah entitas dari data yang disimpan di dalam sistem berkas yang dapat diakses dan diatur oleh pengguna. Sebuah berkas memiliki nama yang unik dalam direktori di mana ia berada. Alamat direktori dimana suatu berkas ditempatkan diistilahkan dengan path.
Sistem berkas akan memberikan sebuah nama terhadap sebuah berkas agar dapat dikelola dengan mudah. Meski oleh sistem berkas penamaan dilakukan dengan menggunakan angka-angka biner, sistem operasi dapat menerjemahkan angka-angka biner tersebut menjadi karakter yang mudah dipahami.Sebuah berkas berisi aliran data (atau data stream) yang berisi sekumpulan data yang saling berkaitan serta atribut berkas (yang bersifat wajib atau opsional), yang kadang-kadang disebut properties yang berisi informasi yang berkaitan dengan berkas yang bersangkutan. Informasi mengenai kapan sebuah berkas dibuat adalah contoh dari atribut berkas.
Ukuran sebuah berkas umumnya direpresentasikan dalam satuan byte (bita). Jika bilangan terlalu besar untuk direpresentasikan dalam satuan byte, maka dapat menggunakan satuan KiB (Kibibyte, yang berarti 1,024 byte), MiB (Mebibyte, yang berarti 1,048,576 byte), GiB (Gibibyte, yang berarti 1,073,741,824 byte), dan TiB (Tebibyte, yang berarti 1,099,511,627,776 byte), selain tentunya menggunakan satuan KB (kilobyte, yang berarti 1,000 byte), MB (Megabyte, yang berarti 1,000,000 byte), GB (Gigabyte, yang berarti 1,000,000,000 byte), dan TB (Terabyte, yang berarti 1,000,000,000,000 byte).
* Ukuran berkas
Dalam mekanisme penyimpanan berkas, komputer akan menyimpan berkas dalam dua jenis ukuran: ukuran fisik dan ukuran logis. Ukuran fisik berkas merujuk kepada ukuran aktual dari berkas, yakni berapa banyak byte yang terdapat di dalam berkas. Sementara ukuran logis merujuk kepada jumlah ruangan yang dialokasikan oleh sistem berkas untuk menempatkan berkas yang bersangkutan di dalam media penyimpanan. Ukuran berkas fisik umumnya lebih besar dibandingkan dengan ukuran berkas logisnya. Sebagai contoh, untuk mengalokasikan berkas berukuran logis 5125 byte, dalam sebuah media penyimpanan yang diformat dengan sistem berkas yang menggunakan ukuran unit alokasi 4096 byte, komputer akan mengalokasikan dua buah unit alokasi, yang berukuran 4096 dan 4096, sehingga menghabiskan 8192 byte. Meski ukuran logis berkas tersebut 5125 byte, komputer mengalokasikan 8192 byte, membuat 3067 byte tidak digunakan (disebut sebagai wasted space atau slack space).
* Manajemen berkas
Contoh dari manajer berkas: MS-DOS Shell
Contoh dari manajer berkas: MS-DOS Shell
Berkas komputer secara fisik dapat diatur oleh sistem berkas yang digunakan oleh media penyimpanan di mana berkas disimpan. Secara logis, pengguna membutuhkan sebuah utilitas untuk melakukan manajemen berkas, yang sering disebut sebagai "File Manager", atau manajer berkas. Contoh dari file manager adalah Windows Explorer dalam sistem operasi Windows, Norton Commander, Konqueror (dalam KDE), Nautilus (dalam GNOME), Midnight Commander, dan DOS Shell (dalam sistem operasi DOS).
NTFS
NTFS atau Windows NT File System, merupakan sebuah sistem berkas yang dibekalkan oleh Microsoft dalam keluarga sistem operasi Windows NT, yang terdiri dari Windows NT 3.x (NT 3.1, NT 3.50, NT 3.51), Windows NT 4.x (NT 4.0 dengan semua service pack miliknya), Windows NT 5.x (Windows 2000, Windows XP, dan Windows Server 2003), serta Windows NT 6.x (Windows Vista).
Sistem berkas NTFS memiliki sebuah desain yang sederhana tapi memiliki kemampuan yang lebih dibandingkan keluarga sistem berkas FAT. NTFS menawarkan beberapa fitur yang dibutuhkan dalam sebuah lingkungan yang terdistribusi, seperti halnya pengaturan akses (access control) siapa saja yang berhak mengakses sebuah berkas atau direktori, penetapan kuota berapa banyak setiap pengguna dapat menggunakan kapasitas hard disk, fitur enkripsi, serta toleransi terhadap kesalahan (fault tolerance). Fitur-fitur standar sebuah sistem berkas, seperti halnya directory hashing, directory caching, penggunaan atribut direktori, dan atribut berkas tentu saja telah dimiliki oleh NTFS. Bahkan, Microsoft telah menambahkan kemampuan yang hebat ke dalam NTFS agar memiliki kinerja yang tinggi, lebih tinggi daripada sistem berkas yang sebelumnya semacam HPFS atau FAT, khususnya pada ukuran volume yang besar, tetapi juga tetap mempertahankan kemudahan pengoperasiannya. Salah satu keunggulan NTFS dibandingkan dengan sistem berkas lainnya adalah bahwa NTFS bersifat extensible (dapat diperluas) dengan menambahkan sebuah fungsi yang baru di dalam sistem operasi, tanpa harus merombak desain secara keseluruhan (perombakan mungkin dilakukan, tapi tidak secara signifikan).
Bagian berikut akan memberikan informasi sedikit mengenai beberapa fitur NTFS:
* NTFS dapat mengatur kuota volume untuk setiap pengguna (dalam NTFS disebut dengan Disk Quota).
* NTFS mendukung sistem berkas terenkripsi secara transparan dengan menggunakan jenis beberapa jenis algoritma enkripsi yang umum digunakan.
* NTFS mendukung kompresi data transparan yang, meskipun tidak memiliki rasio yang besar, dapat digunakan untuk menghemat penggunaan ruangan hard disk. Selain itu, NTFS mendukung pembuatan berkas dengan atribut sparse (berkas yang berisi banyak area kosong di dalam datanya) yang umumnya dibutuhkan oleh aplikasi-aplikasi ilmiah.
* NTFS mendukung hard link (tautan keras) serta symbolic link (tautan simbolis) seperti halnya sistem berkas dalam sistem operasi keluarga UNIX, meskipun dalam NTFS, implementasinya lebih sederhana. Fitur symbolic link dalam NTFS diimplementasikan dengan menggunakan Reparse Point yang awalnya hanya dapat diterapkan terhadap direktori. Windows Vista mengizinkan penggunaan symbolic link terhadap berkas.
* NTFS mendukung penamaan berkas dengan metode pengodean Unicode (16-bit UCS2) hingga 255 karakter. Berbeda dengan sistem berkas FAT yang masih menggunakan pengodean ANSI (8-bit ASCII) dan hanya berorientasi pada format 8.3. Penggunaan nama panjang dalam sistem berkas FAT akan menghabiskan lebih dari dua entri direktori. Tabel di bawah ini menyebutkan karakteristik perbandingan antara NTFS dengan sistem berkas FAT32 dan FAT16.
* NTFS memiliki fitur untuk menampung lebih dari satu buah ruangan data dalam sebuah berkas. Fitur ini disebut dengan alternate data stream.
Selama 16 tahun perkembangan Windows NT (1991-2007), NTFS telah beberapa kali mengalami perbaikan fungsi dan fitur. Meskipun terjadi beberapa kali perbaikan fungsi dan fitur, antar setiap versi tersebut masih terdapat kompatibilitas yang sangat dibutuhkan oleh sistem-sistem lama. Berikut ini adalah beberapa versi NTFS:
* NTFS versi 1.0 merupakan versi yang datang bersama dengan Windows NT 3.1. Versi ini menawarkan fungsi yang sangat dasar, tetapi sudah jauh lebih baik dibandingkan dengan sistem berkas FAT yang saat itu telah digunakan.
* NTFS versi 1.1 merupakan versi yang datang bersama dengan Windows NT 3.50. Versi ini menambahkan dukungan terhadap pengaturan akses secara diskrit (discretionary access control).
* NTFS versi 1.2 merupakan versi yang datang bersama dengan Windows NT 4.0. Versi ini menambahkan dukungan terhadap auditing setiap berkas dan juga kompresi transparan.
* NTFS versi 2.0 tidak dirilis secara umum, karena berbagai kendala yang dialaminya, yang tidak diumumkan oleh Microsoft (Microsoft menggagalkan proyek NTFS versi 2.0, dan langsung menginjak NTFS versi 3.0, mengingat banyaknya fitur yang ditambahkan ke dalam versi 3.0).
* NTFS versi 3.0 merupakan versi yang datang bersama dengan Windows 2000. Versi ini menawarkan banyak peningkatan dibandingkan dengan versi sebelumnya. Di antaranya adalah penetapan kuota kepada setiap pengguna, Encrypting File System (EFS), sistem keamanan yang dapat diatur dari server pusat, fitur indeksasi terhadap properti dan isi setiap berkas, dan lain-lain. Selain itu, versi 3.0 juga menawarkan dukungan kepada struktur selain MBR (Master Boot Record), yakni GPT (GUID Partition Table) dan LDM (Logical Disk Management).
* NTFS versi 3.1 merupakan versi yang datang bersama dengan Windows XP Service Pack 1 dan Windows Server 2003. Versi ini menawarkan perbaikan yang minor yang terjadi dalam versi sebelumnya (khususnya di bidang performa), dan juga penggantian algoritma enkripsi yang digunakan oleh EFS dari DESX atau 3DES menjadi AES-256.Meskipun memiliki keunggulan dibandingkan dengan sistem berkas FAT, desain internal NTFS sebenarnya didasarkan pada struktur disk berbasis Master Boot Record, sama seperti halnya sistem berkas FAT16 atau FAT32. Dengan menggunakan struktur yang didasarkan atas penggunaan MBR untuk mengolah semua berkas yang dapat disimpan di dalam sebuah disk, maka perpindahan atau migrasi dari sistem berkas FAT menuju NTFS pun mudah dilakukan: hanya mengubah beberapa komponen sistem FAT menjadi NTFS saja. Selain itu, struktur MBR merupakan salah satu cara pengalokasian berkas-berkas dalam hard disk yang sangat populer dan paling umum digunakan, karena skema pengalokasian disk dengan MBR digunakan pada platform Intel x86. Ada lima buah program yang dapat digunakan untuk membuat sebuah volume NTFS, yaitu Disk Administrator (pada Windows NT 3.1, Windows NT 3.5 dan Windows NT 3.51, Disk Management snap-in (pada versi keluarga Windows NT 5.x), serta tiga buah utilitas yang berbasis command-line yaitu format.com (pada semua versi Windows NT), utilitas diskpart.exe, dan utilitas convert.exe.
Sistem berkas FAT atau FAT File System adalah sebuah sistem berkas yang menggunakan struktur tabel alokasi berkas sebagai cara dirinya beroperasi. Untuk penyingkatan, umumnya orang menyebut sistem berkas FAT sebagai FAT saja. Kata FAT sendiri adalah singkatan dari File Allocation Table, yang jika diterjemahkan secara bebas ke dalam Bahasa Indonesia menjadi Tabel Alokasi Berkas. Sistem berkas ini digunakan oleh sistem operasi MS-DOS (hanya versi FAT12 dan FAT16), Windows (hampir semua versi Windows; untuk versi FAT yang didukung olehnya lihat pada bagian versi), GNU/Linux, dan masih banyak sistem operasi lainnya yang juga mendukung termasuk Macintosh OS/X.
Ada beberapa versi dari sistem berkas FAT, yang dibedakan dari berapa banyak unit alokasi yang didukungya, yakni sebagai berikut:
* FAT12
* FAT16
* FAT32
FAT16
FAT16 adalah sistem berkas yang menggunakan unit alokasi yang memiliki batas hingga 16-bit, sehingga dapat menyimpan hingga 216 unit alokasi (65536 buah). Sistem berkas ini memiliki batas kapasitas hingga ukuran 4 Gigabyte saja. Ukuran unit alokasi yang digunakan oleh FAT16 bergantung pada kapasitas partisi yang hendak diformat: jika ukuran partisi kurang dari 16 Megabyte, maka Windows akan menggunakan sistem berkas FAT12, dan jika ukuran partisi lebih besar dari 16 Megabyte, maka Windows akan menggunakan sistem berkas FAT16. Tabel berikut berisi informasi sistem operasi apa saja yang mendukung sistem berkas FAT16.
FAT32
FAT32 adalah versi sistem berkas FAT yang paling baru, yang diperkenalkan ketika Microsoft merilis Windows 95 OEM Service Release 2 (Windows 95 OSR2).
Karena menggunakan tabel alokasi berkas yang besar (32-bit), FAT32 secara teoritis mampu mengalamati hingga 232 unit alokasi (4294967296 buah). Meskipun demikian, dalam implementasinya, jumlah unit alokasi yang dapat dialamati oleh FAT32 adalah 228 (268435456 buah). Ukuran unit alokasi maksimum dapat mencapai 32768 byte (64 sektor), sehingga secara teoritis dapat mengalamati 8 terabytes (8192 Gigabytes), meski tidak disarankan. Selain itu, program instalasi beberapa keluarga sistem operasi Windows NT 5.x ke atas hanya mengizinkan pembuatan partisi FAT32 hingga 32 Gigabyte (jika partisi lebih besar dari 32 GB, maka program instalasi Windows hanya menyediakan sistem berkas NTFS). Dalam instalasi sistem operasi Windows NT 5.x ke atas, jika ukuran partisi di mana Windows diinstalasikan kurang dari 2 Gigabyte, program instalasi akan menggunakan sistem berkas FAT16; dan berlaku sebaliknya, jika partisi di mana Windows hendak diinstalasikan lebih dari 2 Gigabyte, program instalasi akan menggunakan sistem berkas FAT32.
Program pengonversi FAT16 menjadi FAT32 dalam sistem operasi Windows 98
Program pengonversi FAT16 menjadi FAT32 dalam sistem operasi Windows 98
FAT32 menggunakan ukuran unit alokasi yang lebih kecil dibandingkan dengan sistem berkas FAT12/FAT16, sehingga FAT32 lebih efisien ketika diaplikasikan pada partisi yang besar (ukurannya lebih besar dari pada 512 Megabyte). Penghematan yang dilakukan oleh FAT32 dibandingkan dengan FAT16/FAT12 kira-kira adalah 20% hingga 27%. Windows 98 memiliki utilitas yang dapat digunakan untuk mengonversi partisi FAT16 menjadi FAT32 tanpa kehilangan data.
Tabel alokasi berkas atau File Allocation Table merupakan sebuah tabel yang dipelihara di dalam hard disk atau media penyimpanan lainnya oleh sistem operasi yang bertindak sebagai "daftar isi media penyimpanan", yang menunjukan di mana direktori dan berkas disimpan di dalam disk.Ketika sebuah media penyimpanan diformat dengan menggunakan FAT, sistem berkas ini akan membuat sebuah tabel alokasi berkas yang disimpan pada lokasi yang dekat dengan permulaan media penyimpanan tersebut. Media penyimpanan yang dimaksud adalah media penyimpanan seperti sebuah hard disk, sebuah partisi dalam sebuah hard disk, atau media penyimpanan portabel. Selain membuat satu tabel alokasi berkas, sistem berkas tersebut juga membuat salinan dari sistem berkas tersebut, dan berada pada media penyimpanan yang sama. Jika salah satu salinan mengalami kerusakan, maka sistem berkas akan menggunakan salinan yang lain, dan mengganti tabel yang rusak tersebut dengan salinan yang masih baik (cara kerja ini disebut dengan FAT Mirroring, yang bekerja seperti layaknya RAID 1). Lokasi tabel alokasi berkas ditentukan di dalam sebuah area yang disebut dengan BIOS Parameter Block (BPB) dalam boot sector sebuah media penyimpanan yang menggunakan sistem berkas FAT.FAT16 akan membuat dua buah tabel alokasi berkas, yang diberi nama FAT1 dan FAT2. Tabel alokasi berkas akan diletakkan pada area tertentu, yakni pada lokasi yang berdekatan dengan boot sector. Dalam strukturnya, FAT16 membedakan antara direktori akar (root directory) dan direktori lainnya, karena memang desain FAT16 menentukan lokasi direktori akar pada lokasi yang spesifik, dan memiliki batasan jumlah entri yang dapat disimpan (hanya dapat menampung 512 entri).
Direktori akar pada sistem berkas FAT16 terdiri dari sebuah ukuran yang tetap dan diketahui, karena berkas-berkas sistem operasi biasanya langsung diletakkan segera setelah direktori akar tersebut. Lokasi yang diketahui untuk berkas-berkas sistem operasi ini mengizinkan sistem operasi DOS, OS/2, atau Windows NT untuk langsung memulai proses booting sistem operasi. Tetapi, keputusan desain ini juga membatasi jumlah file yang dapat ditampung di dalam sebuah direktori akar dari sebuah volume FAT16.
Entri-entri di dalam direktori akar dan juga sub-direktori tidak diurutkan sehingga proses pencarian terhadap berkas-berkas tertentu dapat memakan waktu yang lama, apalagi jika volume tersebut mengandung banyak berkas dalam sebuah direktori.Tabel alokasi berkas dan juga direktori akar selalu diletakkan pada awal sebuah volume, atau biasanya terletak pada lokasi track terluar dari sebuah disk. Entri-entri tersebut merupakan entri-entri yang sering sekali dibaca dari sebuah disk, utamanya pada sistem operasi yang mendukung multitasking, yang membutuhkan banyak pergerakan head hard disk yang lamban.
Sistem berkas FAT-16 menggunakan unit alokasi (atau cluster) sebagai unit terkecil bagaimana ia dapat menyimpan berkas. FAT-16 mendukung ukuran cluster dari 1 hingga 128 sektor. Selanjutnya, ada juga entri direktori yang menyediakan ruangan yang cukup untuk menampung berkas dengan nama berkas berformat 8.3 (delapan nama berkas plus tiga nama ekstensi). Entri direktori pada sistem berkas FAT-16 memiliki entri sebesar 32 byte untuk setiap berkas dan subdirektori yang dikandung oleh direktori tersebut.
Struktur organisasi dalam sistem berkas FAT16 tidaklah terlalu rumit rumit. Berkas-berkas akan diberikan lokasi yang pertama kali ditemukan oleh sistem berkas dalam sebuah partisi. Selanjutnya, sistem berkas akan memberikan nomor terhadap lokasi tersebut, yang disebut dengan cluster number, yang merupakan alamat lokasi cluster di mana berkas dimulai. Setiap cluster berisi penunjuk (pointer) terhadap cluster berikutnya untuk berkas yang sama, atau indikasi bahwa cluster yang bersangkutan merupakan akhir dari rangkaian cluster sebuah berkas yang ditandai dengan bilangan basis 16 (hexadecimal) 0xFFFF (FAT16), atau 0xFFF (FAT12). Sebagai contoh, pada sebuah berkas yang menggunakan 10 buah cluster, berkas tersebut akan memiliki 10 buah entri di dalam tabel alokasi file, dan juga 9 buah tautan terhadap tabel alokasi file tersebut, sedangkan 1 cluster terakhir berisi tanda bahwa ia adalah cluster terakhir, dan berisi bilangan 0xFFFF. Umumnya, struktur sistem berkas seperti ini disebut sebagai struktur linked-list.
EXT3
ext3 adalah filesystem ext2 versi journal, memiliki journal metadata untuk pemulihan sistem yang cepat dan juga beberapa tambahan modus journal seperti journal data terstruktur dan data penuh. ext3 menggunakan Htree index yang dapat meningkatkan performa pada hampir semua situasi. Pendek kata, ext3 adalah filesystem yang sangat bagus dan dapat dihandalkan.
SWAP
Swap merupakan sebuah Virtual Memory (memory bayangan), yang mempunyai fungsi sebagai memori tambahan untuk memori fisik (RAM) dikomputer kita. Di semua system operasi (termasuk Linux) memori mempunyai fungsi sebagai tempat untuk penyimpanan sementara berbagai macam modul dan driver-driver yang dibutuhkan untuk menjalankan suatu system operasi, yang sekaligus juga digunaka untuk menjalankan aplikasi-aplikasi yang kita jalankan, kekurangan dari memori fisik adalah kapasitasnya yang relatif kecil, sehingga terkadang system terasa lambat dikarenakan penggunaan memori fisik di system telah penuh terpakai, untuk mengatasi hal tersebut maka digunakanlah suatu metode yang dikenal dengan Virtual Memori, di sistem Linux memori bayangan ini biasanya merupakan suatu partisi di hardisk yang mempunyai tipe file sistem Linux Swap, akan tetapi sebenarnya di Linux kita bisa membuat ataupun menambahkan Virtual Memori tanpa mengubah partisi di hardisk yaitu dengan menggunakan file yang mempunyai ekstensi (jenis file).
Langganan:
Postingan (Atom)